Senin, 07 Maret 2011

Masih Tentang Kedewasaan


Gambarnya gak usah dipikirin ya, itu lagi nyari gambar di google dengan keyword "dewasa", eh yang muncul malah yang begitu hehe..

Kayaknya dulu saya pernah menulis artikel tentang kedewasaan, tapi entah kenapa ada hasrat terpendam dari dalam hati untuk memposting tentang ini lagi (lebay).

Inti masalahnya cuma 1, akhir-akhir ini saya merasa ingin melakukan hal yang belum pernah saya lakukan, seperti anak kecil atau panggilan gaulnya adalah ababil.

Mungkin karena saya adalah anak kelahiran '92 yang masuk sekolah terlalu cepat, yang harusnya masih mahasiswa tingkat 1 tapi saya sudah di tingkat 2. Gak beda jauh juga sih sebenernya, cuma setahun doank kan tapi kenapa masa-masa muda saya banyak yang terlewatkan begitu saja.

Tadinya saya bangga karena sudah memiliki pemikiran yang lebih dewasa daripada anak-anak kelahiran '92 lainnya, cuma saya sedikit menyesali semua ini. Banyak hal yang belum saya lakukan dan banyak hal juga yang seharusnya belum dilakukan oleh saya.

Memikirkan masa lalu gak akan merubah masa sekarang, jadi lakukan lah yang terbaik hari ini untuk merubah masa depan.

Oia, saya terinspirasi untuk menulis artikel ini karena saya membaca note sahabat sya di facebook, copas ah.


Note Sahabat


Aku masih menganggap diriku anak kecil
Aku polos tapi naif
Hanya untuk tidak mengakui diriku tidak peka
Hanya agar pikiran jahat dan prasangka-prasangka buruk itu tidak menghantuiku
Hanya ingin menghubungkan setiap kabel syaraf otakku agar dapat berpikir bebas, berimajinasi, tanpa tekanan tanpa mengikuti aturan dan tak terbatas
Aku masih berpikir diriku masih kecil
Hanya ingin dapat bertindak tak terbatas, tak peduli apa kata orang, tak takut resiko, tak peduli pandangan mencemooh itu
Yang selama ini kulakukan berusaha bertindak rasional dan tiba-tiba aku sadar itu bukan proses pendewasaan
Aku merasa diriku anak kecil dan seterusnya begitu
Aku sungguh naif.



10 komentar:

Anisayu mengatakan...

Cerita tentang mu , memanggil mataku untuk menyelesaikan ceritamu hehehe bagus....

Gaphe mengatakan...

blah.. Evet kelahiran 92??... hahaha, masih Unyu donk??..

gak papa, umur tuh bukan jaminan koq.. umur segitu masih muda kalii.. bandingin ma saya :P

Afoed'z mengatakan...

Nice share sob...

nindi mengatakan...

masih mencari jati diri ni yeee...

cefer mengatakan...

jangan menyesal menjadi orang yang premature.. (jelek bgt keknya istilah saya.. tp gpplah)..
saya juga seperti anda, saya termasuk yang termuda dibangku kelas.. sampe di bangku kuliahan..

It's ok, justru kamu lebih beruntung karna merasakan hal2 yang belum dirasakan sama anak2 seusiamu.. :)

ya kata2 kerennya mungkin "Selangkah Lebih Maju daripada yg Lain"
:D

Anonim mengatakan...

di twitter tolong saya d follow back y gan :o

free download softwares mengatakan...

gambarnya berpengaruh banget tuh gan..

just_ichall mengatakan...

nice post gan...^^
dah lama nih ane ga bloging hehehe :p

abizar mengatakan...

mantap gan

insurance mengatakan...

kedewasaan dengan ragam maknanya, dari yang positif hingga negatif..

Poskan Komentar

 

blogger templates | Make Money Online