Selasa, 28 Oktober 2014

Definisi Pencitraan


Huddleston dalam (Buchari Alma, 2008:55) memberikan definisi atau pengertian citra dengan mengatakan sebagai berikut :”Image is a set beliefs the personal associate with an Image as acquired trough experience”. Artinya: citra adalah serangkaian kepercayaan yang dihubungkan dengan sebuah gambaran yang dimiliki atau didapat dari pengalaman. Sumber: http://edukasi.kompasiana.com/2014/06/02/apa-itu-pencitraan--656262.html

Itu artinya pencitraan didapat dari apa yang sudah kita lakukan. Misal kita melakukan hal-hal yang baik maka citra akan baik dan begitu juga sebaliknya. Dengan kata lain, pencitraan hukumnya sah-sah saja bagi semua orang.

Misal saya pengen kepilih jadi walikota Depok, lalu saya kuliah dengan benar dan mendapat IPK lebih dari 3 lalu saya bekerja dengan giat, aktif di organisasi masyarakat Depok dan banyak memberi kontribusi yang positif, sampai akhirnya saya terpilih menjadi walikota Depok. Pencitraan? Yes! Sah? Yes!

Gak ada yang salah dari pencitraan, yang salah itu adalah ketika melakukan pencitraan palsu atau pencitraan semu. Misal saya orasi bahwa saya aktif di masyarakat padahal saya anti-sosial dan saya memiliki mahasiswa yang giat padahal IPK gak nyampe 3. Itu pencitraan semu.

Nah! Itu lah yang jadi rancu di masyarakat, ketika melihat politisi muncul di koran, internet, dan TV kebanyakan langsung nge-judge kalau itu pencitraan (semu). No, guys! Open your eyes! Pencitraan itu halal asal nyata, bukan semu.

Misal kamu ngeliat politisi di koran, dia bilang, "saya akan membangun 7 gunung tinggi di Indonesia!". Dari kalimat itu terlihat bahwa sifatnya masa depan, bukan apa yang sudah dia lakukan, nah itu pencitraan semu.

Misal kamu ngeliat politisi di koran, koran tersebut menjelaskan apa yang telah dia lakukan di masa lalu, perubahaan yang dia lakukan di perusahaannya, dan prestasi-prestasi yang sudah dia raih. Pencitraan? Yes! Nyata? Yes!

So guys, jangan terlalu anti dengan kata pencitraan, semua orang ngelakuin pencitraan, selama pencitraannya nyata, kamu harus dukung!

Sumber gambar: www.sukadi.net

Kamis, 23 Oktober 2014

Flat Life

Postingan kali ini mungkin tidak ada manfaatnya buat kamu yang gak sengaja berkunjung ke blog ini tapi saya gak ngelarang hak kamu kok buat terus ngebaca. Disini saya cuma mau curhat mengenai kehidupan saya di bulan Oktober 2014 ini yang sangat sangat sangat datar.

Datar abis! Kenapa saya bilang datar? Ya, karena selama bulan Oktober yang sudah berjalan 23 hari ini saya hanya menjalani rutinitas yang begitu-begitu aja. Not so bad sih, karena saya juga tetep ada waktu buat ngedate bareng pacar dan nongksi bareng temen-temen kantor dan sahabat kuliah. Tapi di bulan Oktober ini, tidak ada keberhasilan atau kegagalan yang saya dapatkan.

Bagi saya keberhasilan bukan lah satu-satunya tolak ukur dalam mencapai achievement, selama saya sudah mencoba (meskipun itu gagal) maka itu juga merupakan bagian dari achievement.

Tapi ya ini lah Oktober 2014, bulan dimana saya tidak invest apa pun buat bisnis, tidak ada konflik yang membuat hidup saya hancur, dan tidak ada miracle yang membuat hidup saya jadi lebih baik.

Image source: www.etsy.com

Senin, 01 September 2014

Prinsip Hidup

Prinsip Hidup

Prinsip Hidup

Saya mencari-cari artikel tentang prinsip hidup tapi belum ada yang memuaskan, kebanyakan berisi kata-kata mutiara yang bikin kita berimajinasi tinggi tapi setelah dibaca yaudah lewat begitu aja. Saya terus mencari tapi saya masih belum dapat jawaban dari pertanyaan tentang prinsip hidup di benak saya. *sedaap*

Yang saya cari adalah satu prinsip hidup yang menjadi panutan dari segala aspek hidup saya. Mungkin enaknya gini ya, saya tulis satu tema tentang prinsip hidup, di bagian akhir saya analisis tulisan saya itu apakah itu menjawab atau enggak. Hmm..Semacam monologue, tapi ini monologue yang aneh.

Prinsip Hidup: Fokus lah pada hari ini.


Kalo gak salah Bro Einstein yang ngomong ini ya? Fokus lah pada hari ini. Prinsip hidup yang benar-benar membuat kita cepat mengambil keputusan, tidak terlalu banyak perhitungan jadi gak akan overthinking, dan kita akan jadi lebih fokus. Hmm..Tapi ya prinsip hidup diatas berbahaya juga kalo kita gak punya visi, gak tau tujuan hidup kita apa, dan jadinya hidup bakal let it flow aja, gak tau flow nya bakal berakhir dimana.

Udah gini doank? Tambah satu lagi ya.

Prinsip Hidup: Jadi lah visioner sejati.


Visioner, kalau mendengar kata visioner ada satu orang yang langsung terbayang di pikiran saya, yaitu Steve Jobs. Kenapa namanya Steve Jobs? Karena dia punya kerjaan, kalo dia gak punya kerjaan namanya jadi Steve Jobless, oke saya tau ini jayus. Lanjut. Waktu walkman masih berjaya, Bro Steve tau pembajakan musik bakal merajalela, akhirnya dia ciptain lah Ipod dan Itunes, lalu dia mengontak para musisi untuk menjual per lagu $0.99 dan per album $9.99. Pada saat  itu banyak protes karena katanya itu terlalu murah dan tidak menghargai karya musik. Tapi ada beberapa musisi yang setuju dan ternyata revenue mereka justru meningkat, nah mulai ikut-ikutan deh musisi lainnya buat jual lagunya di Itunes dan pada saat pembajakan di dunia menurun drastis.

Prinsip hidup yang gokil abis, dia bisa melihat apa yang orang lain gak lihat, dia bisa mengurangi pembajakan dengan menjual lagu dengan harga yang super murah. Steve, anda saya nobatkan jadi The Best Visionaire Leader in The World! Wait, who am I?

Naaah..kayaknya dua prinsip hidup diatas bisa di-combine deh, gimana ya nulisnya.

Prinsip Hidup: Gak Tau


Prinsip hidup ini menggabungkan dua prinsip hidup sebelumnya, yaitu berpikir ke depan tapi tetap hidup di hari ini. Analogi termudahnya adalah dengan melihat filosofi lampu mobil. Ketika berkendara, dari awal menyalakan mobil/motor, kita harus tau tujuannya kemana, namun saat jalan kita hanya melihat 10-15 meter di depan kita. Meskipun tujuannya berjarak puluhan kilometer, namun dengan fokus di 10-15 meter kita tetap bisa sampai tujuan.

Begitu juga dengan prinsip hidup ini. Misalnya kita bertujuan ingin menjadi pebisnis sukses, oke kunci itu. Setelah itu tinggal jalanin hidup sehari-hari secara fokus untuk menjadi pebisnis sukses. After you know what's your dream, you just have to live your life today.