Minggu, 05 Agustus 2012

Artificial Friendship

Artificial Friendship
Seperti posting-an saya yang sebelumnya, sahabat ada karena kesamaan, contohnya kesamaaan kegiatan, tempat tinggal, organisasi, kepanitiaan, jurusan, dan lain-lain. Tapi semua itu terjadi karena sebuah kebetulan. Hal tersebut juga tidak akan bertahan lama jika kesamaan itu sudah hilang.

Contoh detilnya, kamu bertemu dengan teman baru di mata kuliah yang sama, kalian bermain, bercanda, ngumpul, dan nongkrong di cafe. Kamu merasa nyaman berada di lingkaran tersebut. Namun kesamaan itu cuma bertahan selama satu semester, karena semester berikutnya belum tentu akan sama.

Dilema memang, karena dengan kata lain kesamaan itu muncul oleh sebuah kebetulan. Namun mungkin kah kita menciptakan kesamaan itu dengan sengaja? Sebuah skenario, alur, dan takdir yang kita manipulasi, sehingga kita bisa membuat pertemanan yang tahan lama?

Ketika kesamaan itu sudah pergi, pertemanan yang mulai membosankan, dan tidak nyambung lagi mau ngomongin apa. Lalu kita jalankan algoritma tersebut. Dan akhirnya bisa berkumpul, have fun, dan kompak lagi.

Artificial Friendship, could it be?
Would it have the same warmth?

5 komentar:

  1. Hahhaa... Teman ataupun sahabat itu memang kebanyakan dipertemukan karna suatu kesamaan yang sama,kondisi yang sama atau event tertentu... Tp ga semua orang yg memiliki kesamaan bisa jd teman bahkan sahabat.. Karna rasa nyaman bukan cuma hadir karna kesamaan tp terkadang juga karna perbedaan dimana kita bisa saling melengkapi satu sama lain... :)
    Kan kita semua diciptain berbeda n ditakdirkan harus saling melengkapi...

    BalasHapus
  2. yah...
    kalo ada usaha buat ngelakuin itu walaupun "dibuat2", kaya nya fine2 aja...
    karena kalo gw udah gak kepengen bertemen ama tuh orang, gw gak bakal capek2 bikin "keadaan" yang kondusif itu...

    BalasHapus
  3. wis..komennya langsung dari temen-temen asli gue nih :D
    semua punya pemikiran yang oke..
    gak tau harus bales apa..

    BalasHapus
  4. dibawa santai aja sob...
    hidup tuh jangan terlalu dipikir...
    sekali2 dibawa fun...
    kalo kata joker sih, "why so serious?"
    XD

    BalasHapus
  5. mantap gan infonya..
    keren deh..
    makasih gan..

    BalasHapus