Rabu, 21 Januari 2015

Tentang Passion


Banyak artikel tentang passion yang sering saya baca dan ada 2 pendapat yang terlihat berlawanan. Kedua pendapat itu sering menyebabkan perdebatan dan ke-sok tau-an orang di lingkungan saya. Iya, termasuk saya juga. Tapi bagaimana kalo kita coba melihat kedua pendapat tersebut tanpa memihak? Open your eyes! Jump high! Enjoy the helicopter view!

1. Follow Your Passion


Kalimat ini sangat lumrah banget di lingkungan saya dan semua orang benar-benar ingin melakukannya, meski pada kenyataannya yang mereka lakukan sama sekali bukan passion dan mereka tidak ada niat untuk keluar dari zona nyaman nya tersebut.
Dengan mengikuti passion, kita tidak akan bosan dengan apa yang kita lakukan meski penuh tantangan dan jauh lebih rumit. Why do you follow your passion? Of course, because you love it!

2. Quit Trying to Find Your Passion


Kalimat ini tidak begitu lumrah tapi bagi orang yang sudah mengilhami pola pikir tersebut biasanya akan pesimis dengan orang yang mengejar passion.
Mereka berpikir bahwa dengan menikmati hidup dan menjalaninya dengan ikhlas, maka apa yang dilakukan pasti akan membentuk itu menjadi passion. Mengejar dan terus mencari passion hanya membuang-buang waktu.

The Conclusion


Berdasarkan dua pemikiran tersebut dan terpaksa menerimanya, menurut saya, kedua hal tersebut bukan lah hal yang berlawanan, melainkan sebuah proses yang saling mendukung. This is just my opinion ya.

Follow Your Passion, ini valid apabila kamu sudah menemukan passion-mu.
Quit Trying to Find Your Passion, ini valid apabila kamu belum menemukan passion-mu.

Easy right?

If you have found your passion, follow it.
If you don't, enjoy your life.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar