Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Mei 2010

Tips Menjaga Kesehatan

Saya mendapat tips menjaga kesehatan ini dari terusan sms pacar saya, entah dia dapat dari siapa. Tapi yang penting adalah isi dari sms tersebut, menjaga kesehatan tidak lah hal yang begitu sulit untuk dilakukan. Kita hanya cukup mengubah sedikit kebiasaan kita.

Di dalam sms tersebut juga tertulis bahwa tips menjaga kesehatan itu dikatakan oleh Dennis G. West, pengarang buku kesehatan best seller.

Berikut adalah tips menjaga kesehatan yang dikatakan oleh Dennis G. west :

1. Jawablah telepon menggunakan telinga sebelah kiri (yang saya tahu, telinga kiri memang lebih fokus dalam mendengarkan sesuatu)

2. Jangan minum obat dengan air dingin (hmm..saya memang tidak boleh minum air dingin dari kecil oleh ibu saya)

3. Jangan makan makanan berat setelah jam 6 malam (wew..saya justru makan malam setiap jam 9, niatnya biar gendut)

4. Minum air mineral lebih banyak di pagi hari, malam lebih sedikit (kalau minum air pagi-pagi mungkin sudah banyak yang tau, tapi kalau yang malam itu lumayan baru buat saya)

5. Jangan terlalu cepat berbaring setelah minum obat (saya tidak pernah memerhatikan ini, tapi ada baiknya hal seperti ini diperhatikan)

6. Ketika battery handphone tinggal satu, jangan angkat telpon karena radiasi meningkat hingga 100 kali (waahh..ini bener-bener baru tau saya)


Disitu saya disuruh menyebarkan ke orang-orang terdekat saya tapi karena sms terlalu panjang, jadinya saya sebarkan di blog ini saja. Semoga tips menjaga kesehatan tadi dapat membuat hidup kita lebih sehat.

Jumat, 18 September 2009

Aturan Membuat Orang Jadi Lebih Baik

Percaya gak aturan bisa ngebuat orang bahkan masyarakat jadi lebih baik bila itu dijalankan dengan baik? Gue yakin kebanyakan dari kita gak percaya karena kebanyakan aturan yang dibuat itu gak jelas untuk apa.

Sebagai contoh, jumlah penderita DBD di Singapur pernah melebihi jumlah penderita DBD di Jakarta, gak tau ya? Haha..Beneran loh ini, tapi setelah itu pemerintah Singapur membuat aturan kepada semua warganya agar tidak membiarkan air tergenang dimana-mana, termasuk di kamar mandi, dan Singapur akan memenjarakan orang yang melanggarnya. Dan waw! Ditahun berikutnya, tidak ada 1 orang pun yang menderita DBD di Singapur.

Lalu sekalian numpang pamer nih, IT TELKOM mewajibkan mahasiswanya untuk mengikuti organisasi dan seminar, lalu mahasiswa itu akan diberikan point dari keaktifannya itu. Bila mahasiswa tidak mencapai point minimal yang telah ditentukan, maka IT TELKOM akan menahan ijazah dan toga milik mahasiswa itu apabila sudah lulus. Dan efeknya apa? Semua mahasiswa menjadi aktif dan kampus jadi terasa hidup dengan banyaknya seminar-seminar yang diadakan oleh UKM-UKM.

Dari situ bisa kita lihat beberapa aturan yang sangat beralasan kenapa dibuat. Singapur membuat aturan itu agar mengurangi jumlah penderita DBD dan semua orang pun tahu efek positifnya. IT TELKOM membuat aturan itu agar membuat mahasiswa memiliki soft-skill yang baik dalam dunia pekerjaannya nanti dan semua mahasiswa pun dapat merasakannya langsung.

Lalu kenapa banyak orang yang suka melanggar aturan? Kalo menurut gue, subjektif nih, aturan yang dibuat suatu institusi itu sangat tidak logis dan tidak dapat dirasakan langsung oleh anggotanya. Misalnya waktu SMA kita tidak boleh rambut panjang, maksudnya apa? Rambut panjang bisa ngurangin fungsi otak gitu?

Yeap..Gue mungkin belum bisa ngasih solusi dari penyebab pelanggaran aturan itu karena gue juga sering melanggar aturan tapi paling gak artikel ini bisa jadi renungan buat kita semua agar lebih menaati peraturan yang logis. Yang gak logis? Persetan itu!




Jumat, 29 Mei 2009

Peran Dokter untuk Merubah Kesejahteraan Rakyat

Dulu waktu kecil sampai SMA ini, setiap saya bertanya kepada teman saya yang mau menjadi dokter, dia selalu menjawab,"Karena dokter mendapat pahala yang luar biasa, selain duitnya banyak". Itu menandakan semua orang ingin menjadi dokter karena ingin mendapat pahala, tapi dari fakta yang saya lihat sekarang sungguh berlainan. Kebanyakan dokter jaman sekarang cuma mau memeras uang rakyat saja. Buktinya? Wah..Banyak banget..

Di kota Depok ada rumah sakit Mitra Keluarga, disana ada orang miskin yang tak mampu lagi membayar untuk biaya pengobatan disana, akhirnya mereka diusir. Wow..Hebat ya. Dapet pahala tuh?

Tadi saya bertemu dengan kakek-kakek di tempat pijat refleksi, dia becerita kepada saya. Dulu dia pernah sakit batuk-batuk gitu sampai memanggil dokter spesialis, buat obatnya aja udah Rp 600.000, belum lagi buat dokternya. Dan itu pun belum sembuh, setelah lama baru deh dia nyobain obat batuk OBA (sensor), eh langsung sembuh. Dasar tu dokter sialan!

Yeap..Banyak lagi deh kasus dokter, yang gak mampu bayar diusir, yang sakit dikit doank tapi bayarnya gila-gilaan, yang malpraktek, yang gak kenapa-kenapa tapi obatnya bejibun, dan yang lain-lain lah. Kalau kayak gitu dapet pahala gak sih? Wkwkwkwkwkw..Pertanyaan bodoh banget itu.

Barusan saya baca artikel dari yahoo! answer, katanya dokter tuh ada tiga perannya, yaitu:

1. agent of treatment = menyembuhkan penyakit
2. agent of change = merubah gaya hidup masyarakat
3. agent of development = mengembangkan kehidupan masyrakat

Yeap..Tapi disana dikatakan bahwa dokter Indonesia hanya berperan sebagai agent of treatment saja, ada kalau dibutuhkan. Dan memang dokter Indonesia kebanyakan yang komersil abis, "yang penting gw dapet duit" gitu lah kasarnya. Jarang banget setelah kita berobat ke dokter, dokternya berkata,"Jangan dibiasakan ya melakukan blablabla supaya anda tetap sehat, lalu setiap hari dibiasakan blablabla, rubah gaya hidup anda dan beri contoh kepada masyarakat agar mereka mengikutinya, dan Indonesia menjadi warga yang sehat fisik serta mental".

Sekarang lagi ada rencana nih bakal ada Dokter Keluarga yang diharapkan dapat merubah gaya hidup masyrakat menjadi lebih baik lagi. Tapi bisa dipikir pake logika kan? Kita kan ke dokter cuma kalo sakit tuh, sekali bayar ambil lah Rp 200.00. Nah..Kalau kita punya dokter yang tiap hari ngawasin kita, berapa tuh bayarnya? Aji gile..Apa lagi dokter Indo matre-matre..

Ya saya disini cuma memberi masukkan kepada dokter ataupun calon dokter agar meluruskan jalan pikirannya yang rusak karena penghasilan yang di dapat dari biaya pengobatan orang sakit. Semoga dokter dapat merubah caoar berpikir yang rusak dan tidak ada lagi 1 orang pun yang percaya pada ponari-shit.