Tampilkan postingan dengan label Kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kerja. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Maret 2014

What a (First) Day!!

source: cohens-sydney.blogspot.com

What a day! What a (first) day! Mungkin perasaan ini juga sama dirasain sama semua orang di dunia ketika hari pertama kerja, bisa bahagia banget dan bisa juga bete banget. Bahagia karena udah ngelanjutin hidup baru, bete karena kebebasan hilang dalam sekejap. Sebagai manusia normal, itu semua juga saya rasain.

Bahagianya, hari ini saya ketemu sama orang nomor satu di XL, Pak Hasnul Suhaimi. Selama kuliah, saya belum pernah ketemu pemimpin yang ngebuat saya takut, tapi hari ini saya berhasil dibuat kicep sama beliau. Gayanya sih biasa aja, atasan batik dan bawahan jeans/cino item, semi-formal. Cara ngomong juga cepet dan rada slank. Beliau ngomongin 3 unsur penting yang harus dimilikin setiap orang, nanti saya posting lagi tentang ceramah beliau. Hal simpel banget, kayaknya saya juga bisa ngomongin itu. Tapi cuma dengan hal-hal simpel itu, beliau bisa ngebuat sosok Evet Hestara yang sombong-tengil ini jadi diem-kaku kayak orang tolol-idiot gitu.

Betenya, ya coba bayangin aja. Saya bangun jam 4 pagi, jam 5 berangkat dari rumah, naik kereta jam 5.20, sampe kantor jam 6.15, nunggu dulu di ruang tunggu ampe jam 7. Trus jam 8 mulai NHO (New Hire Orientation) sampe jam 17, ini sih gak masalah, soalnya seneng dan gak kerasa. Daaaaaaaaaan..Dari jam 17-19 saya gak dapet angkot doooooonk. Terus naek kereta jam 20. Sampe rumah jam 21. Sekarang jam 22.30 saya masih nulis postingan ini. Abis ini tidur dan besok bangun lagi deh jam 4. Biasanya saya punya target harian, saya harus main biola, belajar ngompos lagu, ngurusin bisnis, dan belajar paper IT Network. Hari ini semua gak tercapai satu pun!

Well, masing-masing punya cerita lah ya tentang kesan di firstday nya. Mungkin emang saya terlalu lebay, tapi ya emang gitu kenyataannya haha..

Thanks udah baca! :)
Ayo ceritain pengalaman firstday mu disini..

Jumat, 29 Juni 2012

Tiga "A" Dalam Dunia Pekerjaan

Politik Dunia Pekerjaan
Dari sudut pandang mahasiswa, dunia pekerjaan adalah dunia yang monoton, linear, dan gitu-gitu aja. Itu lah kenapa banyak mahasiswa yang ingin memanfaatkan waktunya untuk berhura-hura selagi bisa. Padahal nyatanya, dunia pekerjaan juga menyimpan beberapa rahasia yang tidak banyak mahasiswa ketahui, yaitu Art of Office Politic.

Dalam dunia pekerjaan, politik memang tidak sekompleks negara ini, tetapi kita bisa memiliki karir yang lebih baik bila menerapkan ilmu itu. Kali ini saya akan menjelaskan hal paling simple untuk mendapatkan citra yang baik dalam dunia pekerjaan, yaitu 3A:

Attitude
Bahasa mudahnya, attitude adalah sikap, memiliki sikap yang baik dan sopan kepada atasan, itu adalah nilai plus. Sepele dan kecil sih tapi bila semua orang suka dengan attitude kita, maka itu akan membuat kita lebih powerfull. Simple aja, ketika mau berbicara dengan atasan, mungkin lebih enak dan cepat bila mengatakan, "Ada yang bisa saya bantu?". Tetapi lebih baik lagi dengan menambahkan kata maaf, "Mohon maaf, ada yang bisa bantu, Pak?". Sekali lagi, ini simple tetapi banyak orang yang merasakan manfaatnya.

Aggresion
Seberapa cepat kita merespon, seberapa lincah kinerja kita, itu adalah hal yang menjadi perhatian seorang atasan kepada bahawannya. Penilaian aggresion ini paling mudah dilihat, karena memang seperti kompetisi. Bila ada partner yang butuh bantuan, maka kita langsung membantunya. Bila mendapat perintah, langsung dikerjakan. Mudah dibayangkan tapi tidak banyak orang Indonesia yang mempraktekannya.

Atribute
Penilaian atribute bisa dilihat dari penampilan. Sudah wajarkah penampilan kita, sudah rapih, sudah bersih atau tidak, ya bisa dibayangkan sendiri lah seperti apa penampilan yang benar. Memang banyak orang yang peduli dengan penampilannya, tetapi masih banyak juga belum memperhatikannya. Dengan berpendapat dalam hati, "Ya inilah gue, mau diapain lagi", "Be myself aja", dan ada juga yang benar-benar tidak peduli dengan penampilannya. Mungkin memang ada pepatah "Don't judge the book by its cover" tapi faktanya yang orang lihat pertama adalah cover.