Tampilkan postingan dengan label Tips n Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips n Info. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Agustus 2014

Jomblo Bahagia

jomblo bahagia
Jomblo Bahagia

Jomblo bahagia

Jomblo bahagia, ya! Apa yang aneh sama itu?  Menjadi seorang jomblo itu emang seharusnya bahagia. Kamu bisa punya kebebasan waktu buat sosialita sama temen-temen, nongkrong main Bang! sama temen kantor, join komunitas motor, fokus di bisnis, atau travelling naik gunung tiap minggu. Jadi gak ada alasan buat gak bahagia sebagai seorang jomblo.

Masa-masa menjadi seorang jomblo adalah masa-masa terbaik buat ningkatin kualitas diri kamu. Kamu bisa riset fashion. Cewek jaman sekarang lebih suka ngeliat cowok keren daripada cowok ganteng, so jadi lah cowok keren. Semua cowok pasti suka ngeliat cewek yang bisa make-up, so belajar make-up. Semakin kamu berkualitas semakin kamu akan bahagia, jombs! Sangat gampang buat jadi jomblo bahagia, kalau kamu emang mau.

Kenapa harus jadi jomblo bahagia? Ya emang seharusnya gitu, tapi kenyataannya sekarang banyak jomblo yang gak (terlihat) bahagia, jomblo-jomblo yang jadi fakir cinta, ada cewek seksi dikit langsung kebelet kencing, mata langsung auto-focus dan auto-lock terhadap suatu benda indah yang bergerak naik turun. Hahaha..Udah udah..Sorry otak lagi keseleo.

Ini alasannya kenapa harus jadi jomblo bahagia, alasan ini saya dapat dari baca-baca artikel Hitman System. Misalnya kamu jomblo gak bahagia, terus hoki nih dapet pacar, misal pacar kamu sebelumnya adalah jomblo bahagia, dia punya banyak temen dimana-mana, aktivitas sosialnya banyak, punya bisnis, dan dia milih kamu. Ketika kalian pacaran, doi tentu ngeshare kebahagiaannya yang dia punya, iya, kebahagiaan yang dia dapat waktu masih jomblo, dia bakal cerita dia pernah ketauan nyolong baju sama temen-temennya di mall, dia pernah ikut kepanitiaan yang ngundang artis terkece se-ibu kota, dan dia cerita pernah dapet omset puluhan juta dari jualan celana dalem (aduh ini lagi). Kamu terima kebahagiaan yang dia share. Sekarang masuk ke konflik, saya buat di paragraf baru aja ya.

Terus sampe suatu saat dia lagi down, dia ada masalah dan mengharuskan kamu ngehibur dia. What will you share? Nothing! You don't have any happines! Semasa jomblo kamu cuma meratapi nasib dan pasrah dicengin temen-temen. Dan yang ada kamu stres dan biasanya bakal ribut karena gak bisa ngeshare kebahagiaan kamu ke dia. Endingnya? Sutup! Iya ini bahasa kilap.

Note:
Sutup => Putus
Kilab => Balik

Udah ngerti kan sekarang kenapa harus jadi jomblo bahagia? Emang jadi bahagia itu pilihan, tapi itu adalah pilihan yang harus dipilih! Jadi bahagia! Jadi jomblo bahagia! Kalo udah jadi jomblo bahagia, punya temen dimana-mana, fashion keren, punya sense of comedy yang bagus, siapa yang bakal ngecengin kamu? Atau kalau seandainya dicengin, yaudah lanjutin aja ngecengin diri sendiri. Kata Raditya Dika kan emang joke terlucu itu adalah joke tentang diri sendiri.

So kalau belum jadi jomblo bahagia, sugestikan ini setiap saat: Jomblo bahagia! Jomblo bahagia! Jomblo bahagia! #ApaSihGue

Kamis, 19 Juni 2014

Minta Maaf

source: worshipingwithchildren.blogspot.com

Meminta maaf apabila melakukan kesalahan adalah hal yang sangat terdengar simpel, klise, dan klasik banget lah. Tapi kenyataannya, masih banyak banget orang di dunia ini yang belum bisa mengimplementasikan itu.

Kayak contohnya ada orang yang gak sengaja nyenggol motor atau mobil kita, kebanyakan cuma ngelambain tangan atau pura-pura tidur gak tau terus langsung jalan. Padahal apa salahnya dia natap mata kita sambil ngasih senyuman yang ekstra tulus.

Atau misalnya ada tukang minta-minta dijalan tapi kita lagi gak megang uang receh. Biasanya kita yang pura-pura tidur gak liat padahal dia udah minta dengan kekeh. Padahal apa salahnya kita tatap matanya sambil ngelakuin gesture permintaan maaf seperti menempelkan kedua tangan seperti gambar di postingan ini.

Kata siapa minta maaf itu susah? No! It's totally easy, kalo kamu emang mau mengakui kesalahan kamu, minta maaf itu semudah kamu ketawa.

Wait, kamu orangnya gak humoris? Lol! That's your problem :3

Rabu, 21 Mei 2014

3 Alat Ukur Kualitas Seorang Pria

source: www.dhgate.com

Menjadi pria yang berkualitas emang gak gampang sih, tapi sebenernya semua pria bisa jadi berkualitas kalo emang dia mau. Yang lebih ngeselin lagi, si pria itu ngerasa udah berkualitas, padahal belum ada yang mengakui itu, termasuk sahabat terdekatnya. Well, saya pun masih jauh dari kata pria berkualitas, tapi saya punya beberapa pemikiran yang lumayan menarik untuk dishare.

Kharisma
Definisi secara psikologis, sosiologis, atau yang lainnya bisa dicari sendiri ya di google. Saya coba bantu mendefinisikan kharisma ini dengan bahasa yang levelnya lebih rendah, yaitu Daya Tarik. Orang lain akan melihat kita sebagai pria yang menarik dan berbeda dari pria-pria lainnya. Nah! Gimana cara meningkatkan kharisma? Saya ada tiga tips nih:

  1. Teman. Semakin banyak teman yang kita miliki, orang akan menilai kita sebagai pria yang menarik. Jadi, kamu harus menambahkan lingkaran pertemanan, caranya bisa join komunitas hobby, ikut organisasi, atau berpartisipasi dalam event-event musik di sekitarmu.
  2. Cara berbicara. Gak mungkin kan kamu adalah pria yang menarik kalo cara berbicara kamu masih belepotan, lembek, dan gak tegas. Ini agak susah emang memperbaikinya karena kita gak tau cara berbicara kita jelek atau gak, jadi solusinya ya tanya aja ke temen kamu, minta saran dari mereka.
  3. Penampilan Fisik. Jos! Kalo kita jelek, siapa sih yang suka? Haha..Coba benerin muka dengan rajin perawatan, benerin badan dengan fitness, ke salon biar rambutnya makin oke, dan yang terpenting adalah fashion! Sekarang perempuan udah gak ngeliat kegantengan bro, tapi kekerenan! Cowok jelek tapi keren itu lebih disukain daripada cowok ganteng tapi pake celananya masih kegedean. So, it's time for shopping! Kalo misalnya kamu sibuk, masih ada toko online kan yang nyedian fashion-fashion keren dan murah kayak Zalora.
Leadership
Ya emang sih gak semua orang punya kesempatan memimpin sebuah organisasi atau perusahaan. Tapi itu bukan berarti kita gak bisa nunjukin cara mimpin kita, kan? 
  1. Cara memimpin. Style kita menyuruh orang otoriter atau tidak, reaksi orang yang kita pimpin tetap senang atau gak saat kita kasih order. Disitu lah cara memimpin seorang pria terlihat. Kalo dia ngelakuin dengan senang hati dan bahagia, itu tandanya kamu udah benar dalam memimpin. Simple.
  2. Kedudukan. Oh men ini berat. Kedudukan atau status social atau pengakuan masyarakat adalah parameter yang mudah banget buat menilai kualitas pria. Apakah kamu udah punya ini? Saya yakin cuma beberapa orang yang jawab IYA, but don't worry guys, meskipun kamu gak punya kedudukan yang tinggi di masyarakat, tapi kamu tetep bisa nunjukin point nomor 1 di bagian leadership ini, kan? Menurut saya ini juga hanya sebagai nilai tambah.
Intelligence
Yoi! Pria berkualitas itu pasti pintar! Umm..Debatable sih haha..Tapi saya tetep yakin kecerdasan itu hal wajib buat semua pria. Ya ya ya I know! I know! Emang gak semua orang IQ ditas rata-rata, tapi bukan kecerdasan itu yang dimaksud, sob. Sebodoh-bodohnya kita, kita masih bisa baca kan? Nah! Banyak baca, tingkatin pengetahuan, itu juga nilai tambah buat kualitas kita.
  1. Pola Pikir. Dengan banyak membaca tadi, kamu bisa mengembangkan pola pikir jadi lebih baik, lebih dewasa, dan lebih terbuka. Ya benar! Pola pikir, ide, dan inspirasi saya menulis ini juga karena saya banyak baca dari sumber yang lain dan saya olah menjadi bahasa sendiri.
  2. Prestasi. Ini sama seperti bagian Leadership yang point 2, gak semua orang punya kualitas ini dan memang ini hanyalah nilai tambah. Misalnya kamu pernah mimpin sebuah EO terkeren di kampus kamu, mimpin sebuah riset penelitiaan, atau punya bisnis yang udah sukses banget.
Well, banyak sih emang alat ukur kualitas seorang pria, tapi menurut saya 3 ini lah yang paling kritikal karena sangat mudah dinilai oleh orang lain. Now you know it. Let's be a better man!

Selasa, 20 Mei 2014

Tips Sederhana Untuk Meniru Illuminati dalam Kehidupan Sehari-hari

source: www.keepcalm-o-matic.co.uk

Belajar dari Illuminati, semua hal yang sudah terjadi hari ini adalah rencana kita di masa lalu. Meski susah ya kalo kita niru persis mereka, at least kita bisa rencanain buat diri kita di beberapa hari kedepan. Ya latihan kecil-kecil lah supaya bisa jadi kayak mereka, The Next Illuminati.

Sudah bertahun-tahun saya nyoba untuk merencanakan yang akan saya lakukan besok, mungkin ini banyak ya yang lakuin. Tapi saya juga sering membuat lebih detail, terutama jam akan kejadiannya. Dan ini juga bukan rencana ke diri sendiri doank, melainkan sedikit mulai menyangkut-pautkan orang lain. Kayak misalnya besok jam 5 sore saya akan nemuin seseorang ngobrolin topik A, lalu jam 8 sore saya temuin dia lagi n ngobrolin topik A lagi, lalu analisis jawaban dan prilakunya. Simpel sih, ya namanya juga latihan.

Lama-kelamaan saya mulai enjoy dan auto-pilot melakukan itu. Misalnya saya ingin kenalan sama seseorang dengan cara yang gak biasa, saya sudah rencanakan basa-basi awalnya gimana, topik di tengah-tengah perbincangannya gimana, dan endingnya gimana. Lalu saya bakal nemuin dia kapan lagi dan kemana. Oia, saya juga awalnya udah ngebuat objective dari rencana saya itu, misalnya mau kenalan sama orang itu supaya jadi sahabat atau partner kerja. Dan sure! I know what you think! Buat dijadiin pacar pun juga bisa.

Ya sebenernya sih bisa lebih dari itu, ngerusak hubungan atau ngancurin organisasi pun bisa juga diterapin teknik simpel ini. Jadi gausah lakuin yang terlalu kompleks kayak Illuminati, yang simpel aja juga udah lumayan oke kok. But be wise ya when dealing with failure.

Try this at home!

Sabtu, 12 April 2014

Orang-orang Nyebelin Dalam Debat

source: www.fanpop.com

Paling males dalam debat kalo ketemu orang yg #BurdenOfProof dan #MovingTheGoalPost

A: Dalam Matematika hal yang terpenting adalah logika, semua hal simulasiin di otak, gak perlu dipraktekin
B: Siapa penemu Matematika?

A: Politik Indonesia gak bagus, demokrasi belum cocok buat negara berkembang
B: Apa definisi politik dan demokrasi?

A: Musik itu rasa, tiap orang punya pandangan masing-masing tentang musiknya
B: Ada berapa aliran musik di dunia?

Apa, Siapa, dan Berapa adalah pertanyaan yang dapat dengan mudah dicari jawabannya di Google! Gak perlu analisis, anak SD juga bisa.

Nah! Kalo udah tau betapa nyebelinnya org kayak gitu, teknik itu bisa kita pake buat ngerjain org lain yg masih belom ngerti XD

Saya sendiri masih belum tau cara menghadapi orang kayak gitu gimana, karena salah dikit bisa aja kita terlihat bodoh. Dilema memang.

Bisa aja sebenernya pelaku #BurdenOfProof dan #MovingTheGoalPost itu gak ngerti, tapi mereka ingin terlihat pintar dengan memberi pertanyaan-pertanyaan kayak gitu.

Bisa aja sebenernya korban sangat paham dengan topik pembicaraannya, tapi mereka jadi terlihat bodoh karena salah jawab dan menunjukan emosinya.

Selasa, 18 Maret 2014

Merubah Hal Negatif Menjadi Hal Positif

source: www.behance.net

Dalam hidup, kita gak bisa ngebuat semua suka sama kita. Sebaik-baiknya kita, pasti ada beberapa orang yang benci. Seperti kata Mark Zuckerberg, kita tidak akan bisa mendapatkan banyak teman jika kita tidak punya sedikit musuh. Atau kata anonymous, sebaik-baiknya karya kita di Youtube pasti ada yang nge-dislike.

Coba liat akun orang yang gak kamu suka, rasanya marah kesel bete tapi itu bisa ngemotivasi buat jadi lebih baik lho. Cobain deh. It feels like, "I'm gonna show you my future, my money, my kingdom, and I will destroy your whole life". Meski sekarang belom punya apa2, tp motivasinya udah super tinggi buat ngedapetin itu semua. Cuma dengan ngepoin akun orang yg kita gak suka.

Memang sih kebanyakan orang ketika melihat yang tidak dia suka malah akan makin negatif dengan memberi ejekan dan sumpah serapah, tapi coba jangan berenti sampai disitu. Boleh, silahkan anda menghina abis-abisan orang itu, tapi harus ada efek positif yang bisa anda serap. Setelah marah-marah, coba lah memberi motivasi kepada diri sendiri, janji dan sumpah kepada diri anda sendiri bahwa anda akan jauh lebih hebat dari orang yang anda benci itu.

Well, saya gak bilang saya orang yang baik dan hebat, tapi saya merasakan banyak perubahan positif dalam hidup saya. Menjadi lebih dewasa, tidak sombong, rendah hati, sabar, dan open-minded. Salah satu yang berjasa adalah mereka (orang-orang yang saya benci).

Itu lah tips untuk ngekonversi hal negatif (kebencian) menjadi hal positif (motivasi) versi saya.

Jumat, 14 Maret 2014

Diskusi Perbedaan Pendapat


source: blog.historians.org

Saya sering dan sangat menikmati diskusi saat terjadi perbedaan pendapat. Dulu waktu awal-awal memang sering terjadi konflik dan emosi tapi lama kelamaan saya mulai menikmati tantangannya, yaitu bagaimana menerima pemikiran orang lain dan mengupload pemikiran kita ke mereka. Tanpa harus ada yg emosi dan merasa kalah.

Waktu itu pernah saya berdebat dengan seorang teman. Menurut saya A dan menurut dia B (A & B berjumlah lebih dari satu, jd biar gampang dibuat jadi A&B aja ya XD). Saya mengerti apa yang dia maksud tapi menurut saya A juga patut dipertimbangkan. Tapi dia maksain kalo B itu lebih penting. Padahal A dan B adalah hal yang sama-sama penting.

Panjang perdebatan saya disana sampai saya harus menjelaskan secara super ekstra sabar. Berkali-kali saya minta dia merubah perspektifnya. Susah abis lah tapi pelan-pelan dia mau menerima pemikiran saya.

Bukan masalah A atau B, tapi yang terpenting adalah bagaimana saya bisa menerima pemikiran dia dan saya bisa mentranfer pemikiran saya ke dia. Saya tidak peduli saya kalah berargumen, karena yang terpenting bagi saya adalah menerima semua pemikiran dari orang lain dan orang lain mau menerima pemikiran saya.

Gak semua berjalan mulus, saya pernah menemui masalah ketika lawan debat saya secara sengaja atau tidak melakukan Burden of Proof dan Moving the Goalpost. Itu bisa disearch sendiri di google ya atau kapan-kapan saya jelasin :3

Minggu, 26 Agustus 2012

Pidato yang Mengesankan dari Steve Jobs

Beberapa hari yang lalu saya membeli buku tentang Steve Jobs dan Apple Inc, buku yang saya beli tidak begitu tebal, bahasa indonesia, dan mudah dipahami sehingga sangat menyenangkan untuk dibaca.

Ada banyak sekali hal-hal inspiratif yang patut ditiru dari seorang Steve Jobs, tapi kali ini saya mau nge-share tentang pidato yang mengesankan dari seorang Steve Jobs. Pidato yang dilakukan pada bulan juni 2005, ketika dia baru sembuh dari penyakit kanker pankreas yang sebelumnya dia divonis hanya bisa bertahan hidup selama 6 bulan lagi. Berikut adalah isi pidatonya.

"Mengingat bahwa saya akan segera mati adalah cara yang paling efektif untuk berani membuat keputusan besar dalam hidup. Karena segala harapan, kebanggan, rasa malu serta ketakutan terhadap kegagalan akan tidak berarti jika dihadapkan dengan kematian. Mengingat bahwa kita akan mati adalah cara terbaik untuk menghindari pemikiran takut gagal. Tidak ada alasan untuk anda tidak mengikuti kata hati anda."

"Waktu anda sangat terbatas, jadi jangan sia-sia kan hidup anda. Jangan terperangkap oleh dogma yang membuat anda hidup di pemikiran orang lain. Jangan biarkan gangguan dari opini orang lain mengalahkan suara hati anda."

"Kematian adalah tujuan kita semua. Dan, memang harus demikian, karena kematian adalah ciptaan terbaik dari kehidupan. Ia adalah agen perubahan kehidupan. Ia membersihkan yang lama untuk membuat jalan bagi yang baru."


-Steve Jobs-

Jumat, 29 Juni 2012

Tiga "A" Dalam Dunia Pekerjaan

Politik Dunia Pekerjaan
Dari sudut pandang mahasiswa, dunia pekerjaan adalah dunia yang monoton, linear, dan gitu-gitu aja. Itu lah kenapa banyak mahasiswa yang ingin memanfaatkan waktunya untuk berhura-hura selagi bisa. Padahal nyatanya, dunia pekerjaan juga menyimpan beberapa rahasia yang tidak banyak mahasiswa ketahui, yaitu Art of Office Politic.

Dalam dunia pekerjaan, politik memang tidak sekompleks negara ini, tetapi kita bisa memiliki karir yang lebih baik bila menerapkan ilmu itu. Kali ini saya akan menjelaskan hal paling simple untuk mendapatkan citra yang baik dalam dunia pekerjaan, yaitu 3A:

Attitude
Bahasa mudahnya, attitude adalah sikap, memiliki sikap yang baik dan sopan kepada atasan, itu adalah nilai plus. Sepele dan kecil sih tapi bila semua orang suka dengan attitude kita, maka itu akan membuat kita lebih powerfull. Simple aja, ketika mau berbicara dengan atasan, mungkin lebih enak dan cepat bila mengatakan, "Ada yang bisa saya bantu?". Tetapi lebih baik lagi dengan menambahkan kata maaf, "Mohon maaf, ada yang bisa bantu, Pak?". Sekali lagi, ini simple tetapi banyak orang yang merasakan manfaatnya.

Aggresion
Seberapa cepat kita merespon, seberapa lincah kinerja kita, itu adalah hal yang menjadi perhatian seorang atasan kepada bahawannya. Penilaian aggresion ini paling mudah dilihat, karena memang seperti kompetisi. Bila ada partner yang butuh bantuan, maka kita langsung membantunya. Bila mendapat perintah, langsung dikerjakan. Mudah dibayangkan tapi tidak banyak orang Indonesia yang mempraktekannya.

Atribute
Penilaian atribute bisa dilihat dari penampilan. Sudah wajarkah penampilan kita, sudah rapih, sudah bersih atau tidak, ya bisa dibayangkan sendiri lah seperti apa penampilan yang benar. Memang banyak orang yang peduli dengan penampilannya, tetapi masih banyak juga belum memperhatikannya. Dengan berpendapat dalam hati, "Ya inilah gue, mau diapain lagi", "Be myself aja", dan ada juga yang benar-benar tidak peduli dengan penampilannya. Mungkin memang ada pepatah "Don't judge the book by its cover" tapi faktanya yang orang lihat pertama adalah cover.

Rabu, 15 Februari 2012

Pahlawan dan Pengkhianat itu Beda Tipis


Apa bedanya pahlawan dan pengkhianat? Mereka sama-sama melakukan perubahan. Pahlawan dan pengkhianat hanya bergantung pada pihak mana kita berada. Kita selalu menganggap diri kita adalah pahlawan dan yang tidak sepihak dengan kita adalah pengkhianat. Padahal mereka juga berpandangan demikian, kita pengkhianat dan mereka pahlawan.

Hidup itu politik, politik itu subjektif, dan subjektif itu tidak pasti. Tidak ada yang benar-benar benar dalam hidup ini (apaan sih). Akan tetapi, ketidak-pastian itu lah yang membuat hidup ini sungguh indah.

Disini akan dijelaskan perbedaan pahlawan dan pengkhianat menurut teori saya, perbedaan yang benar-benar tipis, dan ini sayangnya juga..subjektif (lagi?)

Pahlawan melakukan perubahan, meski seandainya dia berada pada kondisi berkhianat, pahlawan itu tetap dibilang pahlawan JIKA dia punya tujuan (niat) untuk merubah yang tidak baik menjadi lebih baik DAN semua itu tercapai setelah dia sukses. Contohnya Mantan Presiden Soekarno, memberontak belanda dan jepang tapi dia punya tujuan baik dan itu terlaksana dengan sukses sesuai yang diinginkan. Dia pantas disebut Pahlawan Indonesia, meski tidak untuk belanda dan jepang.

Berbeda dengan pengkhianat, dia juga ingin melakukan perubahan, merubah sistem yang sudah ada TAPI dia TIDAK punya solusi untuk memperbaiki yang tidak baik menjadi lebih baik MESKI tujuannya itu tercapai. Contohnya ketika staf-staf memberontak sistem yang tidak mereka suka atau manajer yang otoriter, staf-staf tersebut menghancurkan dan merubah semuanya, alhasil perusahaannya jatuh dan tidak jadi lebih baik. Mereka pantas disebut Pengkhianat Perusahaan.

Untuk menyimpulkan, sesuai dengan judul pahlawan dan pengkhianat itu beda tipis, mereka sama-sama ingin melakukan perubahan namun bedanya: pahlawan memberi solusi dan pengkhianat hanya memberi kehancuran.

Rabu, 28 Desember 2011

Visi Dan Misi Kehidupan


Seperti perusahaan-perusahaan yang ada di dunia, semua pasti punya visi dan misi. Visi adalah impian sebuah organisasi yang ingin dicapai di masa depan, misi adalah penjabaran visi yang merupakan pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan.

Bukan cuma perusahaan, ketika melamar ke organisasi, kepanitian, dan laboratorium, seringkali diminta untuk menulis visi dan misi pribadi. Kondisi itu sering ditemukan di kampus saya.

Akhirnya saya pun termotivasi untuk membuat visi dan misi kehidupan, sebuah impian yang akan saya kejar selama hidup ini. Bukan untuk keren-kerenan ataupun showoff, tapi sekedar menulis prinsip hidup yang jelas.

Visi
"Menjadi individu yang diperhitungkan dalam semua komunitas serta sehat secara finansial dan taqwa"

Misi
"Melakukan hal yang luar biasa dari yang lainnya dengan totalitas penuh serta melaksanakan tanggung jawab dan memberi kepercayaan kepada individu lainnya"

Dengan ini saya sudah menulis visi dan misi kehidupan yang jelas, ketika suatu saat saya melakukan hal yang melewati jalur, semoga visi dan misi ini bisa mengingatkan saya untuk kembali.

Ya, demikian lah artikel saya kali ini. Apa visi dan misi anda?

Sabtu, 29 Oktober 2011

Perbedaan INDONESIA dan Negara Maju seperti Jepang


Penjelasan mengenai judul artikel ini didapat dari dosen MSDM saya, Alm. Pak Sugiarto, beliau memberi pemahaman tentang apa yang membuat negara menjadi maju dan masih berkembang.

UMUR

Kita coba lihat Mesir dan India, negara yang sangat tua tapi masih dikatakan "berkembang". Meskipun memang negara-negara itu masih lebih maju dari negara ini.

Lalu lihat Singapura, negara yang baru merdeka 20 tahun setelah Indonesia, namun negara tersebut jauuuh lebih maju negara ini. Jadi, umur TIDAK menentukan maju atau mundurnya berkembangnya suatu negara.

KONDISI GEOGRAFIS

Sekarang kita ke Jepang, negara yang penuh dengan kepulauan, tanah tidak subur, sering terjadi gempa, dan gunung-gunung yang membuat transportasi mereka harus menggunakan kereta bawah tanah. Namun mereka bisa maju dibawah kondisi geografis yang bisa dibilang, jelek.

INDONESIA ! Negara yang luas, menanam apa saja bisa tumbuh, gempa hanya pada daerah-daerah tertentu, dan transportasi darat masih cukup layak. Namun kenapa di negara ini kita masih sering melihat kejahatan dan kemiskinan? Padahal INDONESIA memiliki kondisi geografis yang bisa dibilang, sempurna.

KECERDASAN

Saya pernah mendengar tentang kecerdasan orang Indonesia dan Jepang. Diberikan beberapa tes selama beberapa hari. Dan hasilnya juga gak beda jauh. Intinya kecerdasan negara ini dan orang-orang sipit itu bisa dibilang setara.

Dan kenapa negara ini MISKIN dan negara itu KAYA?

MENTAL

YA ! Ternyata yang berbeda adalah MENTAL-nya !

Banyak orang Indonesia yang kurang menghargai waktunya sendiri, lebih sering telat daripada ontime.

Banyak orang Indonesia yang kurang menghormati hak orang maupun dirinya sendiri, lebih senang mencuri daripada mendapatkannya secara halal. (mungkin di kalangan berpendidikan, hal ini jarang terjadi)

Banyak orang Indonesia yang kurang bertanggung jawab, lebih sering lari dari tanggungjawab daripada menerima kesalahannya sendiri.

Masih banyak prinsip dasar kehidupan yang tidak dihargai oleh warga negara Indonesia, namun saya yakin seyakin-yakinnya dalam waktu beberapa tahun kedepan orang-orang Indonesia akan semakin sadar tentang pentingnya prinsip tersebut.

Let's make INDONESIA better in the future ! !

Kamis, 18 Agustus 2011

Pertama Kali Dapat Profit dari Investasi Online


Mungkin sobat semua sudah sering membaca artikel seperti ini, yang kalo membacanya membuat kita ngomong dalam hati, "Ah! Basi lo nipu gue!". Itu lah yang saya pikirkan dari Mei 2009 awal saya blogging dan bisnis online. Namun semua berbeda ketika saya hari ini mendapat pesan SMS seperti berikut:

"Transfer BERHASIL dr rek. xxx691 ke rek. xxx106/EVET HESTARA Rp. 40.376,00 tgl 18-08-11 jam 14:37:42"



Kita skip dulu ya ngomongin tentang duit, karena ada hal yang membuat saya tertarik untuk menulis dan berbagi tentang pengalaman ini. Yaitu perdebatan saya dengan pemilik situs investasi tersebut.

Saya memulai investasi pada tanggal 19 juli 2011 sebesar 100.000 (lha tu ngomongin duit?), itu masuk pada periode 7. Lalu seminggu kemudian sudah masuk pada periode 8, sedangkan periode 6 dan 7 belum mendapat profit sama sekali. Saya mulai curiga disitu.

Lalu saya SMS owner situs tersebut dengan kata-kata sindiran yang tajam, "Bisnis online anda sudah SCAM ya?". Dijawab, "Maksudnya?". Saya balas, "Iya, mana nih profitnya?".

Kemudian dia marah-marah di SMS namun dengan argumen yang kuat, "Anda jangan sembarangan berbicara, bisnis online saya tidak seperti yang lainnya! Namun saya minta anda bersabar dulu, kalau memang belum ada profit apa yang mau saya beri ke anda?"

Saya terdiam, tersadar, tersentak, dan tertatih (kok jadi kayak kerispatih?). Akhirnya saya balas SMS dengan penuh permintaan maaf dan sambil mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa.

Saya hanya bisa bersabar (atau udah gak ngarep) untuk menerima profit dari situs tersebut. Sampai kira-kira tiga hari yang lalu (15 agustus 2011) situs tersebut mengumumkan bahwa mereka telah mendapat keuntungan.

Begitu lah ceritanya, seru kan? atau garing ya? Ya begitu deh pokoknya, tau gitu saya investasi lebih besar.

Mengenai detail sistem investasinya bisa dibaca langsung di web tersebut, berikut saya beri link atas nama sendiri. Saya dapat keuntungan lho, jadi kalo mau berbaik hati, daftarnya pake link ini <== ketik link-nya. Tapi kalo gak mau, ya ketik ulang aja nama websitenya tanpa embel-embel apa pun dibelakang.

Oia! Daftarnya gratis kok, jadi langsung daftar aja kalau mau mempelajari sistemnya, jika sudah tertarik baru investasi. HAPPY INVESTING !


Selasa, 09 Agustus 2011

Pertemanan Itu Juga Politik


Partai, kudeta, dan merger adalah kata-kata yang paling sering kita dengar di dunia politik, yang sering ditampilkan di televisi. Padahal politik itu tidak cuma partai dan golongan-golongan tertentu, tapi dalam berteman pun kita perlu berpolitik.

Bila merasa perlu berteman dengan seseorang, sebut saja X. Maka harus berbaik hati terhadap X agar dia mau memberikan yang kita mau. Atau bila ingin memiliki genk pertemanan, maka karisma pun harus ditingkatkan agar dapat membuat mereka mengikuti kita.

Jika sedang bermasalah dengan seseorang pun, sebut lagi X. Biasanya juga kita akan mencari teman sebanyak-banyaknya agar membuat si X tidak punya teman. Secara naluri pun politik sudah tertanam di sifat kita sejak kecil.

Sebaliknya, jika kita kalah mendominasi lingkungan, rasa putus asa pun sulit dielakkan.

Sekecil apa pun, politik tetap saja kuat dan tidak bisa dihindari.

Kamis, 04 Agustus 2011

Teknologi Tak Akan Lepas dari Politik dan Bisnis


Betapa powerfull-nya politik dan bisnis dalam mendominasi dunia ini, yang termasuk Indonesia di dalamnya. Bahkan teknologi, pendidikan, dan agama pun hanya dijadikan mainan olehnya. Kok bisa gitu? Mari kita renungkan.

Teknologi, kenapa teknologi telekomunikasi Indonesia lebih mengenal GSM dibandingkan CDMA? Padahal teknologi CDMA sebenarnya diatas GSM. Teknologi CDMA adalah teknologi pensinyalan berdasarkan kode, jadi itulah sebabnya CDMA tidak dapat atau susah disadap.

Jadi kenapa donk? Jawabannya adalah politik dan bisnis! Politiknya adalah karena ada perusahaan telekomunikasi besar yang daridulu menguasai GSM di negri ini (kasarnya monopoli), itu lah sebabnya CDMA hanya aktif per-kota. Bisnisnya? Ya banyak pelanggan banyak uang. Padahal setahu saya, di korea kita dapat menggunakan CDMA di semua wilayah lho.

Agama, pada partai politik digunakan sebagai dakwah atau hanya mengincar tahta? Maaf ini sedikit sensitif, lewat aja ya. Agama pun dapat dijadikan bisnis MLM! Dengan terang-terangan saya menyebutnya NII (Negara Islam Indonesia).

Jadi intinya, dimana pun kita berada, sebagai apa kita, tetap kuasai politik dan bisnis di bidang masing-masing.

Tulisan ini masih memiliki argumen yang lemah, jadi pembaca gak usah terlalu percaya ya :) tapi kalo ada yang mau menambahkan atau menentang tulisan saya, ya silahkan saja :)

Senin, 25 Juli 2011

Apalah Artinya Skill Tanpa...


Banyak orang yang mahir dalam suatu hal, dapat menyelesaikan semua tantangan, semua orang kagum dibuatnya, dan benar-benar tidak diragukan lagi. Namun kenapa kebanyakan diantara mereka tidak maju? tidak terkenal? tidak kaya?

Kali ini, saya akan memberikan contoh tentang musisi. Kita sering melihat banyak musisi yang benar-benar ahli memainkan instrumentnya, dapat meniru semua teknik dari para musisi kelas dunia. Dan sekali lagi pertanyaannya adalah mengapa bukan musisi tersebut yang terkenal?

Kita juga sering melihat banyak musisi yang tidak memiliki skill bagus, namun musiknya dapat didengar dimana pun kita berada. WHYYY???

Jawabannya adalah KARYA.

Tanpa skill pun, asal kita dapat membuat karya yang berkelas, unik, baru, atau promosinya bagus. Kita bisa kaya.

Kesimpulannya, jangan terlalu fokus untuk meningkatkan skill, tapi luangkan sedikit waktu untuk berkarya.

Note: Pemikiran ini sifatnya subjektif, tergantung prinsip orang masing-masing.


Jumat, 17 Juni 2011

Mobile Blogging


Udah lama banget nih gak blogging, terlalu sibuk di dunia nyata. Sekalinya blogging bingung mau posting apa, rasanya otak kanan ini sudah tidak berfungsi.

Nah! Kebetulan tadi ada tawaran gitu pas buka dasbor google untuk mengaktivasi tampilan seluler, yaudah saya coba. Dan..Hasil pratinjaunya seperti yang ada di gambar posting ini.

Udah ada yang coba belum? Atau emang cuma saya yang baru tau? Hehe..

Senin, 06 September 2010

Awak di Kapal Besar, Nahkoda di Kapal Kecil


Istilah itu pasti sudah sering anda dengar di kalangan mahasiswa jaman sekarang. Awak di kapal besar, artinya menjadi karyawan di perusahaan besar. Nahkoda di kapal kecil, artinya menjadi boss di perusahaan kecil.

Kebanyakan mahasiswa sombong jaman sekarang selalu berkata lebih baik jadi nahkoda di kapal kecil daripada jadi awak di kapal besar. Padahal semua itu ada algoritmanya. Algoritma? Ya! Untuk menjadi karyawan, boss, perusahaan besar, dan perusahaan kecil semua itu butuh PROSES!

Seandainya pilihan tadi jatuh pada saya, maka saya akan menjawab, "Nahkoda di Kapal Besar!". Kalau bisa jadi boss di perusahaan besar, kenapa mau di perusahaan kecil? Tapi..Dengan algoritma sebagai berikut:

1. Awak di Kapal Kecil
Di dalam fase ini, anda dapat belajar banyak soft skill dalam sebuah organisasi dan juga sedikit belajar mengenai sistem yang digunakan organisasi tersebut agar anda dapat menciptakan sistem sendiri.

2. Awak di Kapal Besar
Di dalam fase, masih seperti fase yang pertama namun anda dapat belajar mengenai sistem yang lebih canggih agar dapat membuat sistem yang lebih baik lagi.

3. Nahkoda di Kapal Kecil
Fase pembelajaran sudah selesai, saatnya gunakan sistem yang telah anda rancang sebelumnya. Fase ini juga bisa disebut sebagai fase percobaan anda, anda dapat mencoba sistem-sistem pilihan anda sampai anda mendapatkan gaya anda sendiri.

4. Nahkoda di Kapal Besar
Setelah anda menemukan sistem yang paling pas dan anda juga sudah memiliki tingkat kepemimpinan yang tinggi, baru lah anda berpeluang menjadi nahkoda di kapal besar ini.

Jadi, kesimpulannya adalah tidak ada yang harus dipilih dari judul posting ini, karena tujuan utamanya hanyalah satu, yaitu menjadi nahkoda di kapal besar. Yang lainnya hanyalah proses untuk menggapai tujuan anda.

Sabtu, 04 September 2010

Percobaan 1: Microworkers


Sebagai seorang scientist/engineer, ada tiga langkah yang harus dilakukan dalam meneliti sesuatu. Pertama, mencari tahu apa masalah utamanya. Kedua, membuat hipotesis. Ketiga, melakukan percobaan berdasarkan apa yang telah dihipotesiskan tadi.

Nah, karena saya juga seorang blogger yang lagi haus dollar. Saya penasaran dengan bisnis-bisnis online yang katanya sangat berpotensi namun saya tidak pernah mendapatkan sepeserpun. Untuk itu, saya mencoba pada situs microworkers.

Masalah utamanya jelas bagaimana saya bisa "merampok" uang dari microworkers tersebut. Hipotesis yang saya pikirkan adalah saya akan mencoba melakukan tugas tentang review dan link exchange. Dan tentu semua itu sedang saya praktekan.

Apakah saya bisa mendapatkan hasil dari hipotesis dan percobaan tersebut? Ya saya juga belum tahu, tapi seandainya saya berhasil maka saya akan berikan fungsi/persamaan (red: tips) tentang strategi di microworkers.

Saya juga melakukan beberapa percobaan bisnis online di bidang lainnya namun itu akan saya jelaskan di postingan yang berikut-berikutnya.

Minggu, 22 Agustus 2010

Semangat Blogging Menurun


Ntah kenapa akhir-akhir ini saya merasa semangat blogging dan blogwalking saya jadi menurun. Tiga hari ini saya lebih fokus untuk mencari info tentang hacking dan bisnis online. Hasil dalam hacking, saya sudah bisa men-deface situs orang dengan menggunakan google dork. Hasil dalam bisnis online, belum ada :D tapi saya sudah mempunyai algoritma dalam berbisnis online, jadi semoga aja besok sudah bisa langsung praktek (kalo berhasil, saya akan tulis artikelnya).

Oke kembali ke tanktop! Tiga hari gak diurus tetapi blog saya tetap menunjukan kesetiaannya pada saya. Alexa rank yang tadinya 910k malah turun menjadi 874k (Ngeliat dari alexa toolbar). Dan traffic yang berkunjung setiap harinya tidak kurang dari 20 visitor.

Komentar-komentar juga tetap bermunculan lho. Dari Usup, Azis, dan Daimon. Yang saya analisis penyebabnya karena tiga hari yang lalu saya meninggalkan komentar di banyak blog sehingga blogger-blogger yang belum sempat membuat blognya hari itu, baru bisa meresponnya beberapa hari ini.

Jadi, hikmahnya adalah kita harus selalu rajin promosikan blog kita, walaupun tidak dalam bentuk iklan pay per click, namun blogwalking juga suatu sarana iklan yg paling bersahabat untuk para blogger sekalian.

"Teruslah meninggalkan jejak kalian di blog orang lain agar pengunjung dan komentar selalu ramai walaupun anda sedang tidak bersemangat untuk blogging"