Gak kerasa sudah sampe akhir penghujung 2014 dan resolusi saya di tahun ini belum ada yang tercapai. Ada 3 fokus hidup saya tahun ini (setelah lulus kuliah), yaitu Biola, Forex, dan Bisnis Online.
Biola, ini sebenarnya bukan target 2014 aja, tapi target seumur hidup yang gak akan pernah selesai saya kejar. Forex, saya mulai fokus dari Juni 2014 dan gak pernah stop sehari pun sampai hari ini, tapi saya masih main demo dan belum rencana main real di tahun ini. Bisnis Online, bisa dibilang Desember ini adalah penentuannya.
Saya start di bulan Juni 2014 dan sampai September 2014 saya fokus ke SEO, disitu saya sadar bahwa SEO adalah permainan jangka panjang. Akhirnya saya coba banting setir ke Facebook Ads dan Google Adwords. Sudah habis jutaan setiap bulannya dan masih belum berhasil sampai sekarang.
Dan minggu ini 8 Dec - 12 Dec 2014 adalah milestone bisnis online terakhir saya di tahun ini. Saya invest $5 sehari untuk 5 hari. Kalau seandainya ini gagal, saya gak tau lagi harus gimana :D
Yang jelas (kalau gagal), Januari 2015 ini saya mau lupain segala hal tentang bisnis, saya mau total hura-hura. Setelah itu kalau bisnis online sepertinya saya akan ganti produk atau kalau forex saya akan terjun ke real account.
We never know.
sumber gambar:
Tampilkan postingan dengan label Gue Doank. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gue Doank. Tampilkan semua postingan
Senin, 08 Desember 2014
Kamis, 23 Oktober 2014
Flat Life
Postingan kali ini mungkin tidak ada manfaatnya buat kamu yang gak sengaja berkunjung ke blog ini tapi saya gak ngelarang hak kamu kok buat terus ngebaca. Disini saya cuma mau curhat mengenai kehidupan saya di bulan Oktober 2014 ini yang sangat sangat sangat datar.
Datar abis! Kenapa saya bilang datar? Ya, karena selama bulan Oktober yang sudah berjalan 23 hari ini saya hanya menjalani rutinitas yang begitu-begitu aja. Not so bad sih, karena saya juga tetep ada waktu buat ngedate bareng pacar dan nongksi bareng temen-temen kantor dan sahabat kuliah. Tapi di bulan Oktober ini, tidak ada keberhasilan atau kegagalan yang saya dapatkan.
Bagi saya keberhasilan bukan lah satu-satunya tolak ukur dalam mencapai achievement, selama saya sudah mencoba (meskipun itu gagal) maka itu juga merupakan bagian dari achievement.
Tapi ya ini lah Oktober 2014, bulan dimana saya tidak invest apa pun buat bisnis, tidak ada konflik yang membuat hidup saya hancur, dan tidak ada miracle yang membuat hidup saya jadi lebih baik.
Image source: www.etsy.com
Datar abis! Kenapa saya bilang datar? Ya, karena selama bulan Oktober yang sudah berjalan 23 hari ini saya hanya menjalani rutinitas yang begitu-begitu aja. Not so bad sih, karena saya juga tetep ada waktu buat ngedate bareng pacar dan nongksi bareng temen-temen kantor dan sahabat kuliah. Tapi di bulan Oktober ini, tidak ada keberhasilan atau kegagalan yang saya dapatkan.
Bagi saya keberhasilan bukan lah satu-satunya tolak ukur dalam mencapai achievement, selama saya sudah mencoba (meskipun itu gagal) maka itu juga merupakan bagian dari achievement.
Tapi ya ini lah Oktober 2014, bulan dimana saya tidak invest apa pun buat bisnis, tidak ada konflik yang membuat hidup saya hancur, dan tidak ada miracle yang membuat hidup saya jadi lebih baik.
Image source: www.etsy.com
Selasa, 22 Juli 2014
Menemukan Orang yang Lebih Baik dari Diri Sendiri
Awalnya tentu ada rasa iri dan dengki ketika ketemu orang kayak gitu. Ngerasa tersaingi, jealous, dan insecure tentu ngegerangin pikiran kita. Bahkan tentu beberapa orang langsung menutup mata dan tidak mau mengakui bahwa mereka memang kalah dari segi kualitas.
Itu wajar tapi itu salah! Ketika kita ngeliat orang yang lebih baik dari kita, kita harus mengakui itu. Tapi gak cukup sampe disitu aja, justru itu adalah sebuah keuntungan karena kita jadi bisa melakukan benchmarking.
Kayak misalnya pembalap, dia bakal lebih mudah ngebalap orang didepannya kan daripada bertahan terus di posisi pertama. Begitu juga dengan kita, kita bisa jadi lebih baik lagi kalo kita udah ketemu orang yang lebih dari kita.
Terus gimana kalo kita udah ngelewatin orang itu? Ya tambah circle pertemanan baru sampai kita ketemu lagi dengan orang kayak gitu. Defeat them again and again!
source image: www.sodahead.com
Jumat, 27 Juni 2014
Perfect Life
source: www.imagesbuddy.com
Secara default, saya termasuk orang yang suka rutinitas, ya bisa dibilang kaku lah. Kayak misalnya bangun tidur selalu jam 5, terus makan, mandi, boker pas mandi, berangkat sekolah/kuliah/kerja, makan pagi di warung kesayangan, gak pernah ganti-ganti. Saya nyaman dengan rutinitas.
Sampai akhirnya dengan penuh konflik kehidupan semasa kuliah, saya mulai nyaman juga dengan hal baru, saya mulai nagih melakukan hal yang belum pernah saya lakukan. Setiap hari harus kenal orang baru, ngunjungin tempat baru, dan harus ada hal baru lah setiap harinya.
Saya tidak berubah, saya tetap jadi Evet Hestara yang nyaman dengan rutinitas, saya hanya mengupgrade diri saya. Be the best of myself lah kalo kata @HitmanSystem. Akhirnya sekarang saya jadi orang yang suka rutinitas dan selalu melakukan hal baru setiap harinya.
Karena kalo milih salah satu pasti ada kekurangannya. Rutinitas yang itu-itu aja bikin hidup jadi gak berwarna, monoton, dan gak bikin bahagia. Ngelakuin hal baru setiap harinya bikin hidup jadi gak teratur, berantakan, dan bisa jadi ngerusak kesehatan.
I choose the perfect life! Saya pengen hidup yang berwarna, teratur, dan tentu bahagia. Ya, saya punya rutinitas dan terus mencari hal baru setiap harinya. Apalagi ngelakuin hal barunya sama si doi, kalo lagi gak ada pacar yaudah bareng sahabat aja. Apa? Gak punya sahabat? Ah kau pasti bergurau :3
Kamis, 26 Juni 2014
My Failure Story
Dari beberapa postingan sebelumnya saya sering bilang saya adalah orang gagal. Kegagalan kayak gimana sih yang saya rasain? Ya gak pait-pait banget sih, tapi lumayan sering aja, sekarang bakal coba saya ceritain lebih detail.
Sewaktu SMA kelas 2 saya terpilih sebagai ketua MPK, sekaligus juga sebagai ketua teater. Awal-awalnya rajin rapat tiap minggu sehabis pulang sekolah, tapi yaudah gitu aja, bertahan cuma sebulan abis itu saya udah lupa saya adalah ketua organisasi-organisasi tersebut haha..
Lalu pada tahun pertama kuliah saya join komunitas pecinta jepang, saya diamanahkan sebagai koordinator divisi budaya dimana saya bertanggung jawab untuk menyebarkan virus budaya jepang ke kampus saya. Selama satu tahun kerjaan saya ya cuma rapat divisi aja dan gak ada result sama sekali.
At least ada perkembangan ya, waktu SMA rapatnya sebulan tapi pas kuliah bisa konsisten rapat selama setahun hahaha..Setelah itu saya terus belajar leadership&organisasi secara teori, saya tiap hari ke perpus, membaca buku dan nyatet semua hal pentingnya. Sampai saya cukup percaya diri untuk nyoba jadi pemimpin lagi. Namun ternyata kehancuran saya belum selesai sampai disitu.
Kegagalan terbesar saya adalah ketika saya memimpin kepanitiaan untuk event music jepang di bandung. Awalnya rencana saya berjalan lancar, pembuatan proposal dalam 1 hari (jumat) dan print 20 proposal dalam 2 hari (sabtu-minggu), dan hari senin kami sudah bisa gerak untuk mencari sponsor. Berbagai rapat sudah dijalani, konsep+desain+rundown+venue+guest star+semuanya secara detail sudah direncanakan. Itu berlangsung selama 2-3bulan. Namun gak ada satu perusahaan yang tertarik untuk sponsorin acara saya. Akhirnya dengan berat hati kepanitiaan itu saya bubarkan.
Sedih, kesel, marah, dan malu semuanya jadi satu. Saya yang sudah yakin dengan ilmu kepemimpinan yang saya pelajari ternyata masih jauh dari kata hebat. Saat menulis ini pun saya masih bisa ngerasain sakitnya dari kejadian itu.
Udah gitu aja deh, gak tau mau nulis apa lagi :(
Bersambung (...)
Source Gambar: www.agentlerebellion.com
Senin, 23 Juni 2014
Rasanya Dipandang Rendah
source: www.wordsonimages.com
Ketika kamu berada dilingkungan baru, dimana kamu belum tau kekuatan masing-masing tiap orang dan begitu juga dengan mereka tidak tahu apa potensi yang kamu punya. Sangat wajar buat nerima omongan-omongan yang seakan memandang-remehkan kamu. Hal itu sudah sering banget saya rasain ketika masuk organisasi dan kepanitiaan baru di kampus dulu.
Sedikit saja hal yang kita lakuin tapi tidak sesuai dengan ekpektasi mereka, pasti mereka dengan cepat ngejudge rendah kemampuan kita, belom lagi ditambah ketawa ceng-cengan yang super annoying. Seketika morale dan motivasi langsung ngedrop.
Saya pernah dulu di sebuah kepanitiaan, saya memang masih baru belajar di divisi itu, tapi koordinatornya gak ngasih contoh, dia cuma bilang, "udah lakuin aja, gue tau lo bisa, bro!". Saya yang masih terambang-ambang dengan nekad ngelakuin hal yang menurut saya benar. Dan ternyata jebret! Blunder donk! Saya langsung diomelin dan kata-katanya penuh dengan hal-hal yang merendahkan diri saya. Sakit, sob!
Saya ngalamin itu gak cuma sekali, udah sering banget sampe bosen. Padahal secara default saya termasuk orang yang haus akan kehormatan, saya paling senang bila dihormatin dan dipuji. Kalo di Seven Sins, ya saya itu Pride, dosa terbesar yang harus dihindarin.
Tapi semakin sering saya direndahkan, meskipun awalnya ngedown, lama-kelamaan saya bisa mengambil sisi positifnya, yaitu saya semakin tertantang buat nunjukin potensi terbaik saya. Yang tadinya cuma "ah gue mah yang penting eksis lah disini" jadi "gue harus total dan tunjukin ke semua orang disini kalo gue itu hebat".
Yeap, semakin kita ditekan kebawah, gak seharusnya kita malah tiarap, tapi kita harus semakin berambisi buat lompat setinggi-tingginya.
Rabu, 11 Juni 2014
Postigan yang Debatable
source: www.buzzle.com
Akhir-akhir ini saya sering membuat postingan yang debatable. Padahal niatnya saya cuma mau share pemikiran aja tapi ternyata pemikiran saya tidak sesuai dengan khalayak banyak. Jarang yang bilang setuju, yang komen juga lebih terlihat sebagai orang-orang yang gak setuju.
Saya pun ternyata dapat beberapa keuntungan dari postingan debatable, yaitu trafik blog melangit. Yang biasanya cuma 30 visitors per day, eh tiba-tiba jadi 150 visitors per day. Saya sempet tergoda buat nerusin bikin ulah. Karena saya menikmati tantangannya. Banyak yang berbeda pendapat, ada yang ngajak debat, ada yang cuma numpang blogwalking, tapi yang paling saya suka adalah konflik manajemennya. Bagaimana saya menghadapi orang lain. Kapan saya harus offensive dan kapan saya harus defensive.
Saya bahkan sudah membuat 2 artikel lain, yang satu menyinggung agama dan satu lagi politik. Gak kebayang itu ramenya blog saya bakal kayak gimana nanti. Tapi saya berubah pikiran. Ntah karena takut atau emang saya sudah lelah.
Dunno.
Senin, 26 Mei 2014
Perpisahan untuk Pertemuan Baru
"Kematian adalah tujuan kita semua. Dan, memang harus demikian, karena kematian adalah ciptaan terbaik dari kehidupan. Ia adalah agen perubahan kehidupan. Ia membersihkan yang lama untuk membuat jalan bagi yang baru."
-Steve Jobs-
Itu adalah penggalan pidatonya Om Steve yang sangat legendaris. Terkadang orang terlalu takut untuk mati karena itu adalah akhir dari kehidupan yang sementara ini. Tapi sebenarnya kematian berfungsi untuk memberi hal baru bagi dunia ini.
Sekarang kita coba agak geser perspektifnya, bukan antara kematian-kehidupan tapi antara perpisahan-pertemuan.
Banyak orang yang takut sama perpisahan, iya, perpisahan adalah sebuah kenyataan yang menyakitkan. Sebuah hubungan yang udah dirajut bertahun-tahun, harus terpisahkan oleh jarak, konflik, atau sang waktu sendiri. Semua orang jelas gak akan ada yang bahagia ketika lagi ada di moment perpisahan.
Tapi gimana kalo perpisahan itu adalah keharusan? Takdir yang sudah Tuhan sengaja tetapkan, yang dibuat seakan-akan itu adalah sebuah kebetulan. Kayak misalnya dua orang kekasih yang dipisahkan karena salah seorang diantara mereka harus pindah ke luar negri karena ada urusan pendidikan atau pekerjaan. Atau misalnya hubungan persahabatan dunia kerja yang dipisahkan karena beberapa diantara mereka harus pergi karena pindah ke perusahaan lain.
It hurts, huh?? I know what you feel! Ups..You know what I feel :3
Kayak kebetulan kan semuanya? But absolutely not! It is the God's plan for us! Tuhan sengaja memberikan kita perpisahan, agar ada kesempatan bagi orang-orang baru untuk bertemu dengan kita.
Minggu, 11 Mei 2014
Knowing the Truth Will Not Make You Happy
source: weheartit.com
Kenapa sih ego itu ada didalam diri kita? Saya belum neliti tentang ini jadi saya juga belum tau haha..Tapi coba nih misalnya dalam hal persahabatan, terus kita lagi ada masalah sama dia, pasti muncul kan pikiran-pikiran kayak apa sih yang dia omongin ke temen-temen lainnya dan apa sih yang dia pikirin waktu ketemu kita dijalan tapi kita diem-dieman.
Contoh lain lagi misalnya dalam romansa, disaat lagi ada masalah sama gebetan atau baru aja putus sama pacar, muncul sejuta pertanyaan di dalam otak kita, apa sih yang dia rasain, apa sih yang dia rencanain ke kita, dan dia yang sesungguhnya kayak gimana sih?
Guys! Why are you doing that? Semakin kita mencari tahu dan sedikit demi sedikit kenyataan itu kita lihat, saya yakin semuanya cuma bakal nyakitin diri kita sendiri! Dan sakitnya tuh disini.
What the eyes see and the ears hear, just believe it!
Because knowing the truth will not make you happy..
notes:
saya ngutip dan modif sedikit quote nya Harry Houdini, "What the eyes see and the ears hear, the mind believe"
Label:
Cinta,
Filosofi,
Gue Doank,
Persahabatan
Jumat, 09 Mei 2014
This is the end of Evet Hestara's Chapter in Your Life Story
source: www.mixtapewire.com
Dalam hidup, kita bakal sering kehilangan orang-orang terdekat, baik itu sahabat maupun pacar. Sahabat yang selalu ada tapi tiba-tiba jarak memisahkan. Pacar yang selalu setia tapi semua hancur dimakan waktu.
I know it's absolutely a bad bad news, but we can''t afford it. Semua orang pasti pernah ngalamin ini. Tapi coba kita tuker perspektifnya. Kita adalah mereka. Mereka adalah kita.
Kita ini bagaikan sebuah chapter dalam novel, sebuah spesial chapter yang hanya menceritakan tentang kita. Kehidupan kita bersama sang pemeran utama, perjalanan singkat tapi penuh arti. Tapi setelah itu nama kita gak akan tertulis lagi di chapter lainnya.
It hurts but I feel happy. Mungkin saya hanya ada di sepenggal kisah hidup seseorang tapi saya telah berkontribusi dalam hidupnya. Saya mungkin pernah ngebuat dia senyum dan bisa juga saya pernah ngebuat dia marah dan sedih.
No matter what happened. At least, I've ever been in your life. It's very nice to meet you. And now I must say, "This is the end of Evet Hestara's Chapter in Your Life Story". Goodbye.
~
Welcome to the next chapter.
Senin, 24 Maret 2014
What a (First) Day!!
source: cohens-sydney.blogspot.com
Bahagianya, hari ini saya ketemu sama orang nomor satu di XL, Pak Hasnul Suhaimi. Selama kuliah, saya belum pernah ketemu pemimpin yang ngebuat saya takut, tapi hari ini saya berhasil dibuat kicep sama beliau. Gayanya sih biasa aja, atasan batik dan bawahan jeans/cino item, semi-formal. Cara ngomong juga cepet dan rada slank. Beliau ngomongin 3 unsur penting yang harus dimilikin setiap orang, nanti saya posting lagi tentang ceramah beliau. Hal simpel banget, kayaknya saya juga bisa ngomongin itu. Tapi cuma dengan hal-hal simpel itu, beliau bisa ngebuat sosok Evet Hestara yang sombong-tengil ini jadi diem-kaku kayak orang tolol-idiot gitu.
Betenya, ya coba bayangin aja. Saya bangun jam 4 pagi, jam 5 berangkat dari rumah, naik kereta jam 5.20, sampe kantor jam 6.15, nunggu dulu di ruang tunggu ampe jam 7. Trus jam 8 mulai NHO (New Hire Orientation) sampe jam 17, ini sih gak masalah, soalnya seneng dan gak kerasa. Daaaaaaaaaan..Dari jam 17-19 saya gak dapet angkot doooooonk. Terus naek kereta jam 20. Sampe rumah jam 21. Sekarang jam 22.30 saya masih nulis postingan ini. Abis ini tidur dan besok bangun lagi deh jam 4. Biasanya saya punya target harian, saya harus main biola, belajar ngompos lagu, ngurusin bisnis, dan belajar paper IT Network. Hari ini semua gak tercapai satu pun!
Well, masing-masing punya cerita lah ya tentang kesan di firstday nya. Mungkin emang saya terlalu lebay, tapi ya emang gitu kenyataannya haha..
Thanks udah baca! :)
Ayo ceritain pengalaman firstday mu disini..
Minggu, 23 Maret 2014
Me, 4 Years Ago
source: theyesterdaycafe.com
Disana ada beberapa tulisan, salah satunya dalam bentuk mindmap yg terdiri dari beberapa divisi dan jobsdesc nya masing-masing, saya (ternyata) mempelajarinya super detail. Lalu ada juga sebuah note yang berjudul "Radiv Pertamax", yang artinya Rapat Divisi Pertama. Disana saya memberi PJ pada setiap jobdesc, (lagi-lagi) semuanya super detail.
Ada juga agenda bulan mei 2010, disana saya bersama teman-teman ingin membuat openmind sehingga bocah-bocah kampus jadi kenal sama komunitas saya, dan (lagi-lagi (lagi-lagi)) semuanya super detail, dari poster-susunan acara-PJ masing2 jobdesc-duit-perkap-perform-layout acara-guest star saya siapkan dan pelajarin.
Bukan maksud apa-apa saya menulis postingan ini, saya cuma pengen nostalgia aja. Saya dulu ternyata super otoriter, ribet, kaku, terlalu sistematis dan prosedural. Well, ada baiknya sih tapi ada buruknya juga. Itu juga membuat saya jadi kagum sama diri saya sendiri, saya orangnya bebas-liar-adventure abis-suka tantangan-suka cari masalah.
Saya jadi kangen aja, mungkin sekarang udah jauh lebih baik dari segi emosi, tapi saya gak akan bisa ngelakuin hal-hal gila dan bodoh yang sering saya lakuin dulu. Thanks masa lalu saya yang gokil. You rock, bro!
Kamis, 13 Maret 2014
Daily Life
source: german--courses.com
Hari ini ngapain aja? Pertanyaan itu selalu ada dibenak saya setiap pagi. Selain kuliah/kerja dan ngumpul sama temen, kalo sendiri ngapain aja? Sangking risihnya dengan pertanyaan itu setiap hari, saya akhirnya ngebuat target harian saya. Terpaksa dan rada maksa sih tapi mau gak mau saya buat supaya hari-hari saya lebih produktif dan gak sia-sia. Ada dua hal fokus hidup saya sehari-hari, yaitu Bisnis dan Musik.
Bisnis, setiap hari saya selalu ngecek progres bisnis saya di facebook dan twitter. Selain ngepost-ngepost, saya juga nyari info buat ngiklan di social media itu. Meski masih gagal tapi ntah kenapa saya gak bosen-bosen ngerjainnya XD
Musik, ada dua hal kegiatan sehari-hari saya di bidang ini. Pertama, latihan biola. Latihan lagu-lagu klasik yang udah ada partiturnya atau nebak lagu pop yang saya suka supaya ngelatih insting. Kedua, composing atau ngaransemen ulang lagu. Pada realitanya saya gak bisa bertahan lama ngelakuin ini, karena masih belum bakat dan susah nyari mood nya haha..
Sebenernya masih ada lagi yang ingin jadi fokus saya, yaitu programming dan catur. Gokil ya, tapi itu belom dapet banget feel nya, jadi masih sekedar wacana aja saya mau belajar di bidang itu XD
Bukan maksud apa-apa sih ngebuat rule kayak gini, tapi sekedar pengen ngebuat hari-hari saya jadi lebih produktif aja.
What's your daily routinity?
What's your daily routinity?
Rabu, 05 Maret 2014
New Life!
Pertama blogging adalah ketika saya masih menempuh masa SMA, disana saya tuliskan artikel-artikel yang kadang curhat, idealis, dan emosional. Lalu saat kuliah, tiap tahun selalu terlihat perubahan pola pikir saya dari tulisan, dari yang masih emosional kayak bocah SMA lalu mulai dewasa sampai saya yang mulai lebih logis dan tidak childish.
Sayangnya di tahun terahir saya mulai jarang menulis, padahal perubahan super drastis dan signifikan saya adalah di masa itu. Terlalu sibuk di dunia nyata dan asik mengembangkan diri.
Sekarang saya sudah berada di fase baru, saya yang sudah ditempa semasa kuliah, memperbaiki kepribadian, pola pikir, dan cara menghadapi orang lain. Saya yang sudah matang (tinggal nunggu dimakan kalelawar) kini sudah siap menghadapi dunia yang sesungguhnya.
Duh..kok sekarang cara nulisnya jadi baku n kaku gitu ya? Ah sudah lah..
Hey, World! I'm ready! Are you?
Sayangnya di tahun terahir saya mulai jarang menulis, padahal perubahan super drastis dan signifikan saya adalah di masa itu. Terlalu sibuk di dunia nyata dan asik mengembangkan diri.
Sekarang saya sudah berada di fase baru, saya yang sudah ditempa semasa kuliah, memperbaiki kepribadian, pola pikir, dan cara menghadapi orang lain. Saya yang sudah matang (
Duh..kok sekarang cara nulisnya jadi baku n kaku gitu ya? Ah sudah lah..
Hey, World! I'm ready! Are you?
Selasa, 16 Oktober 2012
I Just Wanna Say "Hi"
Sudah 2 bulan gak muncul di dunia blogging, kesibukan bener-bener merusak waktu untuk merenung dan menulis. Sebenernya sih gak sibuk-sibuk banget, waktu pun juga ada kalo disempetin, tapi mood nya itu lho yang susah buat dicari.
Mencari mood untuk menulis bukan lah hal yang mudah, bila belum terbiasa dan enjoy melakukannya, akan sangat susah untuk memulai. Saya yakin banyak blogger yang merasakan ini, meskipun isi blognya hanya copy-paste atau copy-edit-paste haha.
Apa kabar teman-teman?
Semoga masih pada aktif blogging ya, meskipun sekarang microblogging (ex: Twitter) lebih nge-trend dibandingkan ini, tapi buktikan kita masih exist dan tell them "I'm still Alive!"
Mencari mood untuk menulis bukan lah hal yang mudah, bila belum terbiasa dan enjoy melakukannya, akan sangat susah untuk memulai. Saya yakin banyak blogger yang merasakan ini, meskipun isi blognya hanya copy-paste atau copy-edit-paste haha.
Apa kabar teman-teman?
Semoga masih pada aktif blogging ya, meskipun sekarang microblogging (ex: Twitter) lebih nge-trend dibandingkan ini, tapi buktikan kita masih exist dan tell them "I'm still Alive!"
Senin, 16 April 2012
Klasik, Komunitas Biola, dan Antrian Tiket Orchestra ITB

Postingan saya kali ini bukan lah tulisan yang terlalu bermanfaat tapi entah kenapa saya merasa harus menulisnya. Mungkin karena perasaan senang yang luar biasa dalam diri saya yang membuat hasrat untuk menulis ini bertambah.
Ketertarikan saya dengan dunia musik klasik bukan lah baru, tetapi saya baru menjadi pemain musik klasik (biola) sekitar 5 bulan yang lalu, itu pun intensif latihannya baru 2 bulan ini. Akhirnya saya bersama teman-teman yang tertarik ddengan alat musik biola segera membuat komunitasnya, yang baru dibentuk tanggal 1 April 2012 kemarin.
Nah, dari komunitas itu lah jaringan pertemanan saya bertambah, sampai akhirnya saya mendapatkan informasi mengenai konser orchestra yang diadakan oleh ITB Student Orchestra tanggal 21 April 2012 nanti.
Hari ini, 16 April 2012, saya datang ke ITB untuk membeli tiket pertunjukkan tersebut, ticketing dibuka jam 12.30, saya datang tepat waktu, tapi nomor urut yang saya dapatkan adalah 88. Saya masih tetap on-fire untuk mengantri meskipun yang dipanggil masih nomor 27.
Selama mengantri, saya mendapat teman bicara yaitu anak fisika ITB angkatan 2008, saya bertanya mengenai konsep komunitas dan organisasi ITB Student Orchestra disana, banyak informasi yang didapat dan bisa diaplikasikan di komunitas biola saya.
Tak terasa sudah satu jam berlalu tapi masih nomor urut 40an, semangat pun sudah mulai turun, ditambah lagi tiket untuk shift malam sudah sold out, untungnya saya sudah rencana dari awal untuk membeli tiket siang.
Terus menunggu sambil cuci mata, melihat beberapa mahasiswi ITB yang menarik perhatian saya, muka mupeng, ileran. Tiba-tiba disadarkan oleh anak fisika ITB tersebut, dia memberikan saya tiket nomor antrian 54, wow! Dia bilang dia sudah dibelikan tiket oleh temannya jadi tidak perlu mengantri lagi, dan gak pake lama saya sudah memegang tiket orchestra "Da Capo" tersebut.
Perasaan senang ini sangat jarang saya alami, I feel so YES today! Sepanjang perjalan pulang dari ITB menuju kampung Dayeuhkolot, Bandung, Saya terus tersenyum bahagia setelah mendapatkan dream ticket ini.
What a Happiness !
Kamis, 12 April 2012
Keinginan Untuk Menjadi Penulis

Saya bukan lah orang yang suka membaca dan menulis, jangankan yang online, membaca buku pun tidak menjadi hobby saya waktu masa-masa SMA. Namun di akhir masa itu, saya memasuki dunia blogger dengan motivasi mencari uang via online yang sampai sekarang, 3 tahun kemudian, masih belum tercapai.
Dalam dunia blogger pun saya dituntut harus menulis, membaca, serta memberi komentar ke blog lain, secara tidak sadar saya menjadi hobby melakukan semua itu. Menulis apa yang saya pikirkan seperti saat ini dan membaca informasi yang sudah diberikan oleh blogger lain. Wawasan dan kemampuan menulis saya pun bertambah, meskipun sampai sekarang struktur tulisannya masih kacau. Bodo amat, yang penting menulis.
Nah, dari situ lah muncul keinginan untuk menjadi penulis, menulis segala hal yang saya kuasai. Selama hidup, banyak hal yang menjadi kegiatan saya sehari-hari seperti organisasi, leadership, musik, dan lain-lain. Tema tersebut lah yang rencananya akan menjadi judul-judul buku saya nanti.
Meski tidak punya kemampuan yang hebat tapi saya akan terus mengejar impian ini. What about you, guys?
Rabu, 29 Desember 2010
Apa Kabar Blogger?
Apa kabar blogger? Sudah berapa bulan kita tidak berjumpa? Saya sudah menghilang dari dunia yang paling menyenangkan di internet. Kesibukan di dunia nyata membuat saya tidak bisa nenikmati indahnya dunia blogging ini (halah :D).
Ranking alexa yang pernah mencapai 600k, kini sudah melorot parah menjadi 2M T.T ugh..sedihnya..
Gimana ya caranya supaya semangat blogging lagi? Sudah kehilangan arah nih..
Udah ah itu aja :( huhu..
Ranking alexa yang pernah mencapai 600k, kini sudah melorot parah menjadi 2M T.T ugh..sedihnya..
Gimana ya caranya supaya semangat blogging lagi? Sudah kehilangan arah nih..
Udah ah itu aja :( huhu..
Minggu, 15 Agustus 2010
The Thing I Want To Buy
Ah..Pada kesempatan kali saya ingin curhat aja boleh ya? Akhir-akhir ini banyak barang-barang yang ingin saya beli, ntah itu penting atau tidak buat masa depan saya tapi ya yang namanya hobi, ya gitu deh hehe..Oke, langsung aja ya? Mudah-mudahan gak lupa deh sama barang yang mau di beli gara-gara nulis postingan hehe..Biasanya yang ingin ditulis banyak lupa saat udah blogging.
1. Pick Up Guitar

IDR 250.000
Yos! Benda ini sangat penting untuk karir saya dalam dunia musik, bila suara gitar saya jelek maka tidak akan asik bila dipadukan dengan alat musik lainnya. That`s why saya mau beli ESP Pick Up untuk menambah kualitas suara gitar saya.
2. Cosplay Costume
IDR 300.000 (150k buat bahan + 150k buat penjahit)
Selain kualitas musik, penampilan juga penting untuk menarik perhatian audience. Ya, walaupun band saya belum ada nama di Bandung tapi saya yakin itu penting hehe..
3. Laptop Battery
IDR 400.000-900.000 (400k 1,5 jam dan 900k 4 jam original)
Ini juga pengen, soalnya baterai laptop saya sudah bocor parah, kalo charger-an dilepas aja, cuma 1 menit doank nyalanya haha..
4. RC Helicopter

IDR 250.ooo-350.000
Haha..Saya udah sejak lama ngidam dengan mainan ini tapi sayangnya sampai sekarang belum tercapai.
Total semuanya kalau emang saya jadi beli adalah 1,2 juta - 1,8 juta sedangkan tabungan saya hanya 450 ribu huhu..2 kali lebaran lagi kali baru bisa kebeli semua, itu pun kalo gak ada keinginan lain hehe..
Berbicara soal ekonomi, alhamdulillah orang tua saya cukup mampu, apa pun yang berkaitan dengan pendidikan dan masa depan saya, puluhan juta rupiah pun mereka keluarkan. Tapi kalau udah gak jelas seperti barang-barang diatas, 20 ribu (Terbilang: DUA PULUH RIBU) aja masya Allah susahnya.
Seperti 3 bulan lalu, saya membeli efek gitar seharga 550 ribu, uang tersebut adalah biaya hidup saya selama 2 minggu. Alhasil, bulan itu pun saya terpaksa berhutang sama teman-teman saya hehe..Itu karena orang tua saya benar-benar tidak memberi tambahan uang untuk memenuhi hasrat hobi saya.
Yaah..Tapi semua ini ada hikmah yang bisa saya ambil. Jujur, walaupun saya merasa iri dengan mahasiswa-mahasiswa lain (yang segala keinginannya diberikan seperti mobil, elektronik, dan alat komunikasi) tapi saya merasa sedikit lebih beruntung dari mereka, karena saya tidak menghambur-hamburkan uang hasil kerja keras orang tua saya dan saya menjadi termotivasi untuk mencari uang, tuntutan itu juga yang membuat saya menjadi seorang blogger hehe..Ketauan deh.
Kembali lagi ke barang-barang tersebut, mungkin sehabis lebaran saya baru bisa membeli 2 barang pertama yang saya sebutkan diatas, yaitu pick gitar dan kostum. Ya sisanya, kapan-kapan aja deh kalo udah kekumpul tabungannya hehe..
Thanks udah mau membaca curhatan saya ini :D
1. Pick Up Guitar

IDR 250.000
Yos! Benda ini sangat penting untuk karir saya dalam dunia musik, bila suara gitar saya jelek maka tidak akan asik bila dipadukan dengan alat musik lainnya. That`s why saya mau beli ESP Pick Up untuk menambah kualitas suara gitar saya.
2. Cosplay Costume

IDR 300.000 (150k buat bahan + 150k buat penjahit)
Selain kualitas musik, penampilan juga penting untuk menarik perhatian audience. Ya, walaupun band saya belum ada nama di Bandung tapi saya yakin itu penting hehe..
3. Laptop Battery

IDR 400.000-900.000 (400k 1,5 jam dan 900k 4 jam original)
Ini juga pengen, soalnya baterai laptop saya sudah bocor parah, kalo charger-an dilepas aja, cuma 1 menit doank nyalanya haha..
4. RC Helicopter

IDR 250.ooo-350.000
Haha..Saya udah sejak lama ngidam dengan mainan ini tapi sayangnya sampai sekarang belum tercapai.
Total semuanya kalau emang saya jadi beli adalah 1,2 juta - 1,8 juta sedangkan tabungan saya hanya 450 ribu huhu..2 kali lebaran lagi kali baru bisa kebeli semua, itu pun kalo gak ada keinginan lain hehe..
Berbicara soal ekonomi, alhamdulillah orang tua saya cukup mampu, apa pun yang berkaitan dengan pendidikan dan masa depan saya, puluhan juta rupiah pun mereka keluarkan. Tapi kalau udah gak jelas seperti barang-barang diatas, 20 ribu (Terbilang: DUA PULUH RIBU) aja masya Allah susahnya.
Seperti 3 bulan lalu, saya membeli efek gitar seharga 550 ribu, uang tersebut adalah biaya hidup saya selama 2 minggu. Alhasil, bulan itu pun saya terpaksa berhutang sama teman-teman saya hehe..Itu karena orang tua saya benar-benar tidak memberi tambahan uang untuk memenuhi hasrat hobi saya.
Yaah..Tapi semua ini ada hikmah yang bisa saya ambil. Jujur, walaupun saya merasa iri dengan mahasiswa-mahasiswa lain (yang segala keinginannya diberikan seperti mobil, elektronik, dan alat komunikasi) tapi saya merasa sedikit lebih beruntung dari mereka, karena saya tidak menghambur-hamburkan uang hasil kerja keras orang tua saya dan saya menjadi termotivasi untuk mencari uang, tuntutan itu juga yang membuat saya menjadi seorang blogger hehe..Ketauan deh.
Kembali lagi ke barang-barang tersebut, mungkin sehabis lebaran saya baru bisa membeli 2 barang pertama yang saya sebutkan diatas, yaitu pick gitar dan kostum. Ya sisanya, kapan-kapan aja deh kalo udah kekumpul tabungannya hehe..
Thanks udah mau membaca curhatan saya ini :D
Sabtu, 07 Agustus 2010
Pulang Kota!

Tidak seperti masyarakat lainnya jika mendekati bulan Ramadhan atau Idul Fitri, biasanya banyak yang pulang kampung. Namun lain hal dengan saya, saya justru pulang kampung ke kota. Sekarang saya masih di tempat kost di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung dan rumah saya di Depok yang katanya kotamadya.
Sebenarnya tidak ada masalah sih, justru saya senang kembali ke rumah karena bisa jadi raja lagi hehe..Namun yang jadi kendala adalah internet. Lho? Di kota kok malah gak ada internet? Di kampung malah ada, internet-an 24 non-stop. Ya begitu lah, saya tidak memasang internet di rumah saya.
Dampaknya apa yang terjadi? Jelas! Jam terbang blogging akan berkurang drastis bila tidak online. Kalau tidak bisa blogging, semua hal yang dialami tidak dapat tercurahkan dan hidup seakan hanya saya seorang (alah! lebay!).
Namun, kebetulan saya punya modem yang biasa di pakai untuk internet-an tapi sayangnya saya tidak ada kartunya. Kemungkinan saya akan mencoba kartu 3 untuk berselancar di dunia blogging. Ya, ya, semoga saja saya bisa kembali ke dunia ini secepatnya dan setiap saat.
So, untuk para blogger lainnya, mohon maaf jika saya tidak dapat meramaikan dunia per blogging-an ini karena terkendala internet.
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa ! Ahlan wa Sahlan ya Ramadhan !
Langganan:
Postingan (Atom)









