Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Agustus 2014

Jomblo Bahagia

jomblo bahagia
Jomblo Bahagia

Jomblo bahagia

Jomblo bahagia, ya! Apa yang aneh sama itu?  Menjadi seorang jomblo itu emang seharusnya bahagia. Kamu bisa punya kebebasan waktu buat sosialita sama temen-temen, nongkrong main Bang! sama temen kantor, join komunitas motor, fokus di bisnis, atau travelling naik gunung tiap minggu. Jadi gak ada alasan buat gak bahagia sebagai seorang jomblo.

Masa-masa menjadi seorang jomblo adalah masa-masa terbaik buat ningkatin kualitas diri kamu. Kamu bisa riset fashion. Cewek jaman sekarang lebih suka ngeliat cowok keren daripada cowok ganteng, so jadi lah cowok keren. Semua cowok pasti suka ngeliat cewek yang bisa make-up, so belajar make-up. Semakin kamu berkualitas semakin kamu akan bahagia, jombs! Sangat gampang buat jadi jomblo bahagia, kalau kamu emang mau.

Kenapa harus jadi jomblo bahagia? Ya emang seharusnya gitu, tapi kenyataannya sekarang banyak jomblo yang gak (terlihat) bahagia, jomblo-jomblo yang jadi fakir cinta, ada cewek seksi dikit langsung kebelet kencing, mata langsung auto-focus dan auto-lock terhadap suatu benda indah yang bergerak naik turun. Hahaha..Udah udah..Sorry otak lagi keseleo.

Ini alasannya kenapa harus jadi jomblo bahagia, alasan ini saya dapat dari baca-baca artikel Hitman System. Misalnya kamu jomblo gak bahagia, terus hoki nih dapet pacar, misal pacar kamu sebelumnya adalah jomblo bahagia, dia punya banyak temen dimana-mana, aktivitas sosialnya banyak, punya bisnis, dan dia milih kamu. Ketika kalian pacaran, doi tentu ngeshare kebahagiaannya yang dia punya, iya, kebahagiaan yang dia dapat waktu masih jomblo, dia bakal cerita dia pernah ketauan nyolong baju sama temen-temennya di mall, dia pernah ikut kepanitiaan yang ngundang artis terkece se-ibu kota, dan dia cerita pernah dapet omset puluhan juta dari jualan celana dalem (aduh ini lagi). Kamu terima kebahagiaan yang dia share. Sekarang masuk ke konflik, saya buat di paragraf baru aja ya.

Terus sampe suatu saat dia lagi down, dia ada masalah dan mengharuskan kamu ngehibur dia. What will you share? Nothing! You don't have any happines! Semasa jomblo kamu cuma meratapi nasib dan pasrah dicengin temen-temen. Dan yang ada kamu stres dan biasanya bakal ribut karena gak bisa ngeshare kebahagiaan kamu ke dia. Endingnya? Sutup! Iya ini bahasa kilap.

Note:
Sutup => Putus
Kilab => Balik

Udah ngerti kan sekarang kenapa harus jadi jomblo bahagia? Emang jadi bahagia itu pilihan, tapi itu adalah pilihan yang harus dipilih! Jadi bahagia! Jadi jomblo bahagia! Kalo udah jadi jomblo bahagia, punya temen dimana-mana, fashion keren, punya sense of comedy yang bagus, siapa yang bakal ngecengin kamu? Atau kalau seandainya dicengin, yaudah lanjutin aja ngecengin diri sendiri. Kata Raditya Dika kan emang joke terlucu itu adalah joke tentang diri sendiri.

So kalau belum jadi jomblo bahagia, sugestikan ini setiap saat: Jomblo bahagia! Jomblo bahagia! Jomblo bahagia! #ApaSihGue

Senin, 26 Mei 2014

Perpisahan untuk Pertemuan Baru

"Kematian adalah tujuan kita semua. Dan, memang harus demikian, karena kematian adalah ciptaan terbaik dari kehidupan. Ia adalah agen perubahan kehidupan. Ia membersihkan yang lama untuk membuat jalan bagi yang baru."

-Steve Jobs-

Itu adalah penggalan pidatonya Om Steve yang sangat legendaris. Terkadang orang terlalu takut untuk mati karena itu adalah akhir dari kehidupan yang sementara ini. Tapi sebenarnya kematian berfungsi untuk memberi hal baru bagi dunia ini.

Sekarang kita coba agak geser perspektifnya, bukan antara kematian-kehidupan tapi antara perpisahan-pertemuan.

Banyak orang yang takut sama perpisahan, iya, perpisahan adalah sebuah kenyataan yang menyakitkan. Sebuah hubungan yang udah dirajut bertahun-tahun, harus terpisahkan oleh jarak, konflik, atau sang waktu sendiri. Semua orang jelas gak akan ada yang bahagia ketika lagi ada di moment perpisahan.

Tapi gimana kalo perpisahan itu adalah keharusan? Takdir yang sudah Tuhan sengaja tetapkan, yang dibuat seakan-akan itu adalah sebuah kebetulan. Kayak misalnya dua orang kekasih yang dipisahkan karena salah seorang diantara mereka harus pindah ke luar negri karena ada urusan pendidikan atau pekerjaan. Atau misalnya hubungan persahabatan dunia kerja yang dipisahkan karena beberapa diantara mereka harus pergi karena pindah ke perusahaan lain.

It hurts, huh?? I know what you feel! Ups..You know what I feel :3

Kayak kebetulan kan semuanya? But absolutely not! It is the God's plan for us! Tuhan sengaja memberikan kita perpisahan, agar ada kesempatan bagi orang-orang baru untuk bertemu dengan kita.

Jumat, 23 Mei 2014

Raison D'etre

source: www.pinterest.com

Seringkali kita ngalamin moment-moment gak enak dalam hidup, moment yang ngebuat mood dan semangat jadi drop abis-abisan. Kayak misalnya ada masalah sama kolega/boss di dunia kerja, atau kehidupan romansa yang berantakan, atau IPK gak naek-naek, atau kehilangan banyak sahabat. Semua itu berdampak sama kegiatan kita sehari-hari, dampak yang negatif tentunya.

Gak nyenengin! Bener-bener gak nyenengin kejadian kayak gitu, saya pun sering banget ngalamin dari jaman kuliah sampe dunia kerja ini (Seddapp! Anak kantoran abis gueee!). Ada banyak hal yang menyebabkan itu semua terjadi, salah satunya melupakan alasan untuk hidup. Hanya karena bermasalah sama partner kerja, lalu rasanya hidup jadi hampa dan gak guna, padahal kita lupa kita harus memperbaiki finansial agar bisa ngerubah takdir. Hanya karena bermasalah sama romansa, lalu rasanya pengen bunuh diri, padahal kita lupa kita masih punya banyak orang yang bahagia dengan kehadiran kita.

Lalu gimana kalo emang kita gak punya alasan untuk hidup? Go find it! Don't make your life meaningless! Cari lah apa atau siapa yang menjadi motivasi hidup kamu.

What? What did you say? Yes, of course! Of course I have!

Saya kan udah bilang, saya sering banget ngalamin kegagalan. Baik dari bisnis, musik, kepemimpinan, organisasi, bahkan sampe romansa dan persahabatan. But I never stop, setiap kali saya down, saya pasti dapetin hikmah yang nilainya jauh lebih berharga daripada kegagalan itu sendiri. Begitu juga yang baru saya rasain, disaat saya ngerasa kehilangan segalanya, tiba-tiba muncul sesosok malaikat yang ngehidupin manusia gak bernyawa ini.

She comes like an Angel who illuminates this gloomy Star.
Thanks, my Raison D'etre.

Minggu, 11 Mei 2014

Knowing the Truth Will Not Make You Happy

source: weheartit.com

Dalam hidup, banyak hal di dunia yang ini belum kita ketahui. Secara ego, tentu kita pengen banget kan tau semuanya. Lebih spesifiknya kayak apa sih yang orang pikirin tentang kita, apa sih yang lagi direncanain orang ke kita, dan apa sih "warna" sesungguhnya dari orang itu.

Kenapa sih ego itu ada didalam diri kita? Saya belum neliti tentang ini jadi saya juga belum tau haha..Tapi coba nih misalnya dalam hal persahabatan, terus kita lagi ada masalah sama dia, pasti muncul kan pikiran-pikiran kayak apa sih yang dia omongin ke temen-temen lainnya dan apa sih yang dia pikirin waktu ketemu kita dijalan tapi kita diem-dieman.

Contoh lain lagi misalnya dalam romansa, disaat lagi ada masalah sama gebetan atau baru aja putus sama pacar, muncul sejuta pertanyaan di dalam otak kita, apa sih yang dia rasain, apa sih yang dia rencanain ke kita, dan dia yang sesungguhnya kayak gimana sih?

Guys! Why are you doing that? Semakin kita mencari tahu dan sedikit demi sedikit kenyataan itu kita lihat, saya yakin semuanya cuma bakal nyakitin diri kita sendiri! Dan sakitnya tuh disini.

What the eyes see and the ears hear, just believe it!

Because knowing the truth will not make you happy..

notes:
saya ngutip dan modif sedikit quote nya Harry Houdini, "What the eyes see and the ears hear, the mind believe"

Jumat, 09 Mei 2014

This is the end of Evet Hestara's Chapter in Your Life Story


source: www.mixtapewire.com

Dalam hidup, kita bakal sering kehilangan orang-orang terdekat, baik itu sahabat maupun pacar. Sahabat yang selalu ada tapi tiba-tiba jarak memisahkan. Pacar yang selalu setia tapi semua hancur dimakan waktu.

I know it's absolutely a bad bad news, but we can''t afford it. Semua orang pasti pernah ngalamin ini. Tapi coba kita tuker perspektifnya. Kita adalah mereka. Mereka adalah kita.

Kita ini bagaikan sebuah chapter dalam novel, sebuah spesial chapter yang hanya menceritakan tentang kita. Kehidupan kita bersama sang pemeran utama, perjalanan singkat tapi penuh arti. Tapi setelah itu nama kita gak akan tertulis lagi di chapter lainnya.

It hurts but I feel happy. Mungkin saya hanya ada di sepenggal kisah hidup seseorang tapi saya telah berkontribusi dalam hidupnya. Saya mungkin pernah ngebuat dia senyum dan bisa juga saya pernah ngebuat dia marah dan sedih.

No matter what happened. At least, I've ever been in your life. It's very nice to meet you. And now I must say, "This is the end of Evet Hestara's Chapter in Your Life Story". Goodbye.

~

Welcome to the next chapter.

Senin, 16 Januari 2012

Cinta Tidak Terpisahkan oleh Jarak, Sahabat Tidak Terkikis oleh Waktu


Sedikit hipotesis dari saya, mengenai cinta dan persahatan. Bukan tentang hubungan keduanya, tapi mengenai apa yang tidak mengurangi makna dari cinta dan sahabat itu sendiri (apaan sih?). Anyway, sekali lagi ini cuma hipotesis dengan beberapa bukti, jadi statement diatas bukanlah hal yang pasti. Silahkan didebat :)

Cinta tidak terpisahkan oleh jarak, meskipun "aku disini dan kamu pun disana" tetapi cinta kita tetap satu (cieilah). Seperti banyak sepasang kekasih diluar sana, yang menjalin cinta tetapi terpisahkan oleh jarak, namun itu tidak mengurangi rasa cinta mereka, mereka tetap bisa membagi kebahagiaannya bersama, dengan teknologi telekomunikasi tentunya. Namun untuk "beberapa" kasus, cinta terkikis oleh waktu, ketika mereka LDR hanya ada satu pertanyaan, "Sampai kapan?".

Persahabatan tidak terkikis oleh waktu, meskipun sudah 10 tahun kita bersama namun suasana "amigos" masih kental terasa (unyuuu). Persahabatan yang sudah dijalin sejak lama, dari dulu sampai sekarang, pasti tetap bisa have fun bareng. Moment senang-senang itu selalu bisa tercipta sampai kapan pun, selama...sahabat itu masih se-kosan, se-kelas, se-kepanitiaan, se-organisasi, se-kampus, atau se-kota dengan kita. Ketika kondisi tersebut sudah gak lagi terpenuhi, pertanyaannya adalah "Dia dimana?". Persahabatan terpisahkan oleh jarak.

So, kesimpulannya adalah cinta tidak terpisahkan oleh jarak namun oleh waktu, sahabat tidak terkikis oleh waktu tapi oleh jarak. Statement ini emang tidak 100% benar, tapi ada benarnya juga (hehe..waaak waak waaak #BurungGagak).

Sabtu, 13 Agustus 2011

Cinta itu Seperti Lagu


Ketika kita baru mendengar sebuah lagu, kadang kita langsung menyukainya, kadang biasa-biasa aja, malah terkadang juga sangat benci. Sama seperti ketika kita bertemu seseorang yang baru dikenal.

Bila kita baru pertama bertemu seseorang dan ternyata kok orang itu terus nyangkut bergelantungan (emangnya monyet) di hati, itu lah yang disebut love in the first shit (baca: sight). Sama seperti lagu yang kita baru dengar dan langsung menyukainya, terus didengar setiap hari setiap saat, eh baru seminggu dengerin udah bosen. Cinta juga bisa seperti itu, terpikat pada pandangan pertama, cari fotonya dan memandangi setiap saat, menjadi stalker-nya, update info tentang doi, dan bisa saja setelah itu kita langsung bosen sebosen-bosennya sama dia.

Ada juga lagu yang sekali denger sudah terlanjur benci, hina, dan dengki. Baru diputer di radio, langsung diganti. Baru muncul di acara TV Dah*syat, langsung dimatiin. Baru juga ini, langsung itu. Baru juga itu, langsung ini (apaan sih?). Sama juga seperti cinta, yang awalnya kita sungguh benci melihat muka si doi, benar-benar benci. Tapi seiring berjalannya waktu, rasa benci itu bertranformasi menjadi cinta.

Itu lah lagu (baca: cinta), ada yang awalnya kita suka eh ujung-ujungnya bosen, ada yang awalnya benci eh ujung-ujungnya demen.

Tapi ada juga lagu yang terus disukai dari awal muncul sampai ke dekade-dekade berikutnya, lagu yang bisa dibilang sebagai everlasting song. Oleh karena itu, saya percaya kalau everlasting love itu ada.

Senin, 14 Desember 2009

Raditya Dika at IT Telkom

Beuh..akhirnya gue bisa ketemu juga sama ni orang gila, kisah hidupnya bener-bener konyol banget, kasian banget dah tu orang. Dia dateng sebagai pengisi acara dari Opening Nihon No Matsuri Volume 3 oleh Japan Genki Community IT Telkom 12 Desember 2009, gak jelas dia tuh ngasih materi apa, ntah curhat ntah ngedongeng buat kita semua tapi intinya..gue terhibur.

Gue dateng sama cewek gue (hehe..udah punya nih) ke acara telat setengah jam, kita pikir si Raditya Dika bakal telat ternyata pas kita masuk, dia udah ngoceh aja di depan ngelawak-lawak tolol gitu. Sumpah ni orang, jago banget story telling, otak kanannya berfungsi dengan baik hehe..

Dari awal dia cerita ampe akhir tu semua orang ketawa-ketawa, gak mungkin gue cerita satu per satu lawakannya karena jumlahnya tu limit n mendekati tak hingga, banyak banget. Tapi bagian yang paling berkesannya tu waktu dia selesai ngasih ceramah, kultum, atau apalah itu, dia ditanya-tanyain sama MC-nya.

Nah..MC-nya speecless gitu sama Raditya Dika n keluarlah pertanyaan bullshit. “Film jepang favorit kesukaan Raditya Dika apa sih?”. Dijawab lah dengan sedikit cengengesan. “Hentai”. Histeris semua orang pada ketawa termasuk si Raditya Dika dan..MC-nya pun ikut-ikutan ketawa. Tiba-tiba MC-nya nanya sesuatu tentang Hentai ke Raditya Dika, yeap..ternyata si MC itu gak tau kalo Hentai itu kartun bokep, mungkin dia pikir itu judul anime. Semua penonton ketawa-ketawa n Raditya Dika pun ketawa sampai berdiri dari tempat duduknya hehe..Trus lah si MC masih bertanya tentang Hentai sampai MC yang satu lagi ngalihin topik dengan nanyain ke band pengiring udah siap atau belum untuk tampil hehe..

Satu lagi juga ada lagi, ada penonton yang minta Raditya Dika buat main gitar dan bernyanyi, wah..kaget banget gue dengernya, ternyata dia bener-bener ngambil gitar listrik n minta bantu ke personil band lainnya untuk main
di C,G,Dm, n Am kalo gak salah. Bernyanyi lah dia dengan suara flat n lirik yang kocak banget di C,G,Dm, n Am kalo gak salah. hehe..Terus dia bermain melody jazz seperti yang dia mainkan waktu di film Kambing Jantan . Bener-bener menghibur banget penampilan dari si Kambing ini.

Setelah selesai, gue nungguin cewek gue buat foto bareng Raditya Dika, gue gak ikut karena jaim aja, padahal emang mau hehehe..gak lah. Oia..sekalian bantu-bantu promoin acara ini yang menurut gue sangat luar biasa, buat liat foto-foto n info selanjutnya, lw bisa browsing ke www.nnmv3.blogspot.com. N acara puncaknya diadain pada tanggal 26 desember 2009 di Cihampelas Walk a.k.a Ciwalk Bandung.








Rabu, 26 Agustus 2009

Past and Present

Entah apa yang gue rasain sekarang, gue bingung banget, gue bisa dibilang lagi jatuh cinta sama orang yang sering gue liat padahal belum gue kenal tapi gue juga sering kebayang tentang mantan gue yang pernah gue anggap jadi true love gue.

Pikiran tentang masa lalu n yang sedang terjadi ini menjadi konflik batin banget dalam diri gue, setiap malam sepi selalu gak bisa tidur nyenyak, bengong dulu mikirin hal yang gak jelas, bukan bokep loh!

Untungnya gue pusing kalo malem doank karena kalo misal lagi hari-hari kuliah gue mikirin itu, waduh..bisa ancur masa depan gue cuma karena mikirin hal yang gak pasti. Tapi tetep aja kenapa gue suka kesepian gini ya? Padahal seharian udah bareng temen-temen, ketawa mulu n nongkrong-nongkrong kalo gak ada kuliah.

Mungkin karena gue butuh cinta..Tapi shit! What is love?? Just temporary happiness?? But it`s so lonely without love in the night..Cari kesibukan apa kalo malem-malem?? Kayak orang tolol banget dah, hmm..untuk sementara denger musik sedikit ngilangin rasa sepi..

Dear God, the only thing I ask of you is to hold her..
When I`m not around..
When I`m much too far away..
We all need the person who can be true to you..
But I left when I found her..
And now I wish I`d stayed..
`Cause I`m lonely..I`m tired..I`m missing you again..Oh, no..
Once again..

By: Avenged Sevenfold (Dear God)




Selasa, 28 Juli 2009

Arti Kedewasaan

Dewasa? Hhmmm..Apaan ya tu? Gue sendiri belom tau apa maksudnya, gue yang baru 17 tahun n belom tau apa-apa, sifat masih labil banget, sama sekali belom dapet apa arti kedewasaan itu. Cuma sekedar nebak-nebak pake teori yang udah diajarin di SMA tapi tetep aja bingung n gak nemu apa itu arti kedewasaan.

Selama SMA, masih mikir sendiri-sendiri, males bergaul karena takut salah jalan. Gak punya temen karena pacaran, harus setia sama 1 makhluk dan sekarang nyesel banget deh akibatnya. Tapi sekarang, sedikit demi sedikit gue mulai tau apa artinya walau ya..gitu deh..masih nebak-nebak.

Kedewasaan itu ditandai dengan berubahnya sifat. Dari yang kekanak-kanakan jadi lebih berwibawa. Dari egois jadi lebih mentingin perasaan orang laen. Dari hidup sendiri jadi butuh banget yang namanya sahabat. Banyak banget deh perubahan dari awal SMA sampe tamat ini.

Dulu, kalo temen gak sengaja nyinggung dikiiiit aja, langsung deh ngambek. Diem n langsung ngejauh dari tu orang, trus ngomongin tentang kejelekan dari orang yang udah nyinggung perasaan kita, pengalaman gue banget nih. Tapi sekarang kalo digituin, udah bisa ketawa dan ngebales dengan candaan konyol yang bisa buat suasana jadi enak lagi. Bahkan ngebuat orang yang gak respect ma kita jadi bisa sedikit ngertiin kita, alah.

Egois? Wew..Ini dia nih yang paling ngeselin, pokoknya keinginan gue harus terwujud, mau temen gue atau gak suka, harus dilakuin, gue banget juga nih. Contohnya apa ya? Gue pengen ngajak temen gue ngumpul dirumah gue, kebetulan rumah gue jauh dari sekolah, trus temen gue ada yang gak bisa dengan alasan yang berjuta-juta. Langsung deh gue marah, ngambek, dan pergi ngejauhin mereka trus gak mau ngomong ma temen-temen berhari-hari. Tapi sekarang? Gak lagi yang namanya begituan. Temen gak bisa? Isyokey, just search another time n be fun always. Sebisa mungkin lebih mikirin kebahagiaan temen, eh sahabat deh maksud gue. Kalo kita lebih mikirin perasaan mereka, mereka pasti akan ngertiin kita juga dan mereka akan terus menganggap kita ada. Loh? Gak nyambung ya? Hehe..Bingung gue mau nulis apa wekekekekek..

Nah..Ini nih yang paling penting, pergaulan. The more you have friends, the better you`ll be. Supel, itulah kata yang paling harus dipegang teguh dalam hati. Pas lagi ngumpul-ngumpul sama temen, eh ada seorang temen yang bawa temennya lagi, kita harus bisa ngambil perhatian dan banyak ngomong, jadi dalam sekejab kita bisa akrab ma tu orang dalam sekejab. Gak banyak orang yang bisa kayak gitu, kalo menurut gue sih yang namanya supel itu bakat, tapi gue yakin semua orang bisa gitu kalo dia bisa ngurangin rasa egoisnya. Apa hubungannya mas? Gue sendiri gak tau, asal nulis aja biar keren wekekekekekek..

So the conclution is..It`s hard to be an adult human, but you can if you wanna be..First, kill your selfish in your heart..Then destroy the wall which blocked your way..Alah, belagu amat gue..